MAJALENGKA - Menjelang Idul Adha 1434 Hijriah, Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan (Dishutbunak) Kabupaten Majalengka memperketat pengawasan terhadap hewan kurban. Beberapa tim pun dibentuk untuk melaksanakan pengawasan secara intensif. Kasi Kesehatan Hewan drh Siti Nurini mengungkapkan, sejak sepekan terakhir pihaknya sudah melakukan pengawasan hewan kurban baik domba maupun sapi di beberapa pasar ternak Kabupaten Majalengka. Hasilnya, hingga memasuki H-5 Idul Adha ini pihak dishutbunak belum menemukan hewan kurban berpenyakit. Hanya saja, pihaknya menemukan ratusan hewan kurban tersebut belum layak dikurbankan karena tidak cukup usia kurban. “Karena menurut syariat Islam, hewan yang boleh dikurbankan selain sehat juga ada syarat umurnya. Kondisi hewan sudah berganti gigi serta tetap,” ungkapnya, kemarin (11/10). Dijelaskannya, ditemukan hewan kurban seperti domba yang umurnya masih di bawah 14 bulan dan sapi di bawah usia 2 tahun. Padahal dalam kategori layak kurban tersebut untuk domba di atas 14 hingga 16 bulan, begitupun sapi di atas usia 2 tahun. Meski dinilai tidak berpengaruh terhadap pengkonsumsian daging layak jika sehat, namun pihaknya akan berkoordinasi dengan lembaga Islam di Majalengka. ”Jumlah yang belum bisa memenuhi syarat di atas 100 lebih. Kami belum bisa merekap total secara keseluruhan karena menunggu hasil pemeriksaan selesai hingga Senin (14/10) mendatang,” ujarnya. Menurutnya, tim pengawasan hewan kurban telah mulai bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka dengan memeriksa kondisi kesehatan hewan-hewan di masyarakat. Jika petugas menemukan hewan kurban dengan gejala penyakit yang berbahaya, seperti cacing hati, antraks dan penyakit lainnya, tim akan merekomendasikan hewan itu agar tidak disembelih. Siti menambahkan, pengawasan oleh tim tersebut untuk memastikan agar hewan kurban yang beredar di wilayah Majalengka menghasilkan daging sehat yang layak komsumsi. Terkait itu pula, Siti menyatakan, pihaknya terbagi beberapa tim untuk pemeriksaan kondisi hewan kurban. Cara itu tepat karena jika ditemukan hewan tidak sehat, dapat langsung direkomendasikan oleh dokter maupun mantri hewan itu agar hewan tersebut untuk tidak disembelih. Di samping itu, pihaknya berharap masyarakat Majalengka yang akan menyembelih hewan kurban juga bersedia memeriksakan hewannya kepada petugas, sehingga jika ditemukan penyakit akan diketahui lebih dini. Hal itu juga menjamin hewan kurban benar-benar layak konsumsi. (ono)
Ratusan Hewan Belum Layak Dikurbankan
Sabtu 12-10-2013,12:47 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 11-03-2026,20:49 WIB
Tragis! Motor Hilang Kendali di Jalan Merdeka Cirebon, Pengendara Tewas di Tempat
Rabu 11-03-2026,18:00 WIB
Tabel Pinjaman KUR Mandiri 2026 Plafon Rp100 Juta, Simak Cicilan, Syarat, dan Cara Pengajuannya
Rabu 11-03-2026,18:01 WIB
Cuaca Ekstrem di Cirebon! Puting Beliung Robohkan Puluhan Pohon di Desa Grogol
Rabu 11-03-2026,19:01 WIB
Kesal Banjir Tak Kunjung Diatasi, Warga Cibogo Cirebon Protes Kondisi Irigasi Ambit
Kamis 12-03-2026,03:02 WIB
BMKG Rilis Posisi Hilal Syawal 1447 H, Idulfitri Diprediksi 21 Maret 2026
Terkini
Kamis 12-03-2026,17:30 WIB
Harga Minyak Dunia Bergejolak, BCO Jadi Komoditas Menguntungkan di Tengah Konflik Timur Tengah
Kamis 12-03-2026,17:00 WIB
ASN Kuningan Dapat Motor All New NMAX dari Undian SIMPATI HOKI
Kamis 12-03-2026,16:30 WIB
Bazar Ramadan di Kejari Kabupaten Cirebon, Tersedia 1.000 Paket Sembako
Kamis 12-03-2026,16:07 WIB
PHBI Cirebon Gelar Rapat Persiapan Sholat Iedul Fitri
Kamis 12-03-2026,15:34 WIB