RSDGJ Miliki Ahli Bedah Kanker

Selasa 15-02-2022,11:30 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

KANKER menjadi salah satu penyakit mematikan. Dengan dokter ahli yang mampu menangani berbagai jenis kanker, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon meningkatkan sarana prasarana penunjang lengkap untuk pelayanan kanker.      

 

Saat ini, RSDGJ telah memiliki beberapa dokter ahli bedah kanker. Salah satunya dr Moch Yusuf Handoyo MSi Med SpB (K) Onk. “Kami memiliki dokter spesialis bedah kanker yang berkualitas. Didukung peralatan dan sarana lengkap,” ujar Direktur RSDGJ dr Katibi MKM. RSDGJ terus meningkatkan mutu pelayanan dan kenyamanan. Hal ini, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

 

Dokter ahli bedah kanker RSDGJ dr Moch Yusuf Handoyo MSi Med SpB (K) Onk menjelaskan, kanker adalah penyakit yang disebabkan hilangnya kemampuan kontrol pertumbuhan sel, karena ada mutasi atau perubahan dalam gen sel. Beberapa jenis kanker yang sering dijumpai, yaitu kanker payudara, kanker kelenjar gondok atau tiroid, kanker kulit, kanker jaringan lunak, kanker organ pencernaan dan kanker pada sel darah.

 

Gejala kanker, lanjutnya, sering tidak dirasakan saat tahap awal. Karena itu, banyak pasien yang datang pada tahap lanjut. Ada beberapa gejala awal umumnya dirasakan pasien kanker. Seperti, timbul benjolan yang terus membesar, borok tidak kunjung sembuh, keluhan perdarahan yang dirasa aneh, gangguan pencernaan, penurunan berat badan.

 

BACA JUGA:

 

·  Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Raffi Ahmad Langsung Sakit, Gigi: Doakan ya

 

·  BPJPH Segera Terbitkan Sertifikat Halal Vaksin Merah Putih

 

Data dari Global Burden Of Cancer (Globocan) tahun 2018, didapatkan 18 juta kasus kanker baru dengan kematian 9,6 juta kasus. Karena itu, Indonesia terus menambah jumlah dokter ahli onkologi. RSDGJ memiliki beberapa dokter ahli onkologi tersebut. “Pelayanan kanker di RSDGJ berkembang pesat. Mewujudkan harapan masyarakat memiliki pelayanan kanker yang terbaik,” ucap dokter ahli bedah kanker onkologi, Yusuf Handoyo.

Tags :
Kategori :

Terkait