MAJALENGKA – Aksi mogok belajar yang dilakukan ratusan siswa SMK Tri Budi Daya Kecamatan Kasokandel disikapi anggota komisi D DPRD Kabupaten Majalengka Aan Subarnas SE. Dia mengaku prihatin dengan dugaan tindakan kepsek sekolah tersebut yang bersikap arogan kepada peserta didiknya. “Seharusnya, hal itu tidak sampai terjadi. Apalagi di dunia pendidikan yang tidak semestinya dilakukan oleh kepsek sebagai kepala pendidik di sekolah,” ujarnya, kemarin (24/10). Menurut Aan, sikap arogan yang tumbuh di dunia pendidikan di Kabupaten Majalengka sejatinya tidak sampai terjadi karena itu bukan arah tujuan pendidikan yang sesungguhnya. Pihaknya menginginkan kualitas pendidikan di Majalengka ini bisa terarah dan bisa menciptakan kulitas generasi muda yang lebih produktif lagi. Ironisnya, kata politisi PKB ini, kejadian tersebut diketahui disdik sudah ketiga kalinya. Berarti sejak awal kepsek tersebut seharusnya tidak dipertahankan lagi oleh pihak yayasan. Pihaknya mendesak kepada yayasan untuk segera menangani secara serius guna tidak terganggunya aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut. Munculnya kasus tersebut juga, lanjut Aan, menjadi acuan dan motivasi kepada sekolah lain untuk bisa memperhatikan peserta didik dengan sikap yang disiplin. Sehingga terciptanya mutu pendidikan yang berkualitas dan menciptakan generasi penerus bangsa yang terarah. “Apa jadinya kalau kepsek itu akan dipertahankan. Dikhawatirkan siswa akan lebih brutal lagi pasca kejadian itu. Kami meminta kepada pihak yayasan untuk serius dalam menanggapi permasalah yang sedang terjadi ini,” pintanya. Menurutnya, adanya peristiwa tersebut terjadi juga akan mempengaruhi yayasan yang bersangkutan. Pasalnya, asumsi masyarakat kepada sekolah tersebut sudah berbeda. Dikhawatirkan kepercayaan masyarakat enggan memasukkan anaknya untuk bersekolah terkait adanya peristiwa itu. “Kalau tidak ditanggapi serius, bisa saja sekolah itu jadi bangkrut karena minim siswa dan bahkan tidak ada siswa yang mendaftar,” imbuh politisi asal Desa Panjalin Kidul, Kecamatan Sumberjaya ini. Aan berharap, kualitas pendidikan ke depan lebih terarah dan menciptakan siswa paripurna lahir maupun batin yang tidak condong secara nilai raport saja melainkan pembinaan secara mental. (ono)
Aan: Mestinya Ditangani Serius oleh Yayasan
Jumat 25-10-2013,10:49 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,23:29 WIB
Curanmor di Palimanan Terekam CCTV, Motor Karyawan Rumah Makan Raib dalam Hitungan Detik
Sabtu 14-03-2026,03:01 WIB
Curanmor di Jagasatru Cirebon, Skuter Metic Milik Warga Raib dari Halaman Rumah
Jumat 13-03-2026,20:01 WIB
Polresta Cirebon Gelar GPM, 1.567 Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Jumat 13-03-2026,20:31 WIB
Ramai Investasi Emas Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Jumat 13-03-2026,21:07 WIB
Jelang Idulfitri, Polres Cirebon Kota Gelar GPM untuk Warga
Terkini
Sabtu 14-03-2026,19:00 WIB
Pemain Sinetron 'Istiqomah Cinta' Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan
Sabtu 14-03-2026,18:03 WIB
Mau Rezeki Datang Terus? Coba Pakai Warna yang Satu Ini
Sabtu 14-03-2026,17:31 WIB
Senengnya Dapat Ikan Jumbo di Tradisi Gobyag Lauk Kabupaten Kuningan
Sabtu 14-03-2026,17:05 WIB
GBK Bakal Panas! Ini Jadwal Lengkap Indonesia di FIFA Series 2026
Sabtu 14-03-2026,16:39 WIB