KUNINGAN- Ratusan perajin industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Kuningan dibina secara khusus oleh Dewan Kerajinan Nasional Indonesia Daerah (Dekranasda) Kuningan, di Aula Dispenda, Selasa (5/11). Dalam pembinaan tersebut terungkap, bahwa ada lima masalah krusial IKM untuk meningkatkan daya saing. Yaitu promosi dan pemasaran, pengembangan desain, manajemen dan pengembangan usaha, bahan baku, dan permodalan. “Kelima unsur itu sangat berpengaruh dalam meningkatkan daya saing IKM industri kerajinan,” tandas Ketua Dekranasda Kuningan, Hj Utje Ch Suganda MAP. Maka menurutnya, kerja sama pemerintah daerah dengan dekranasda harus semakin baik agar mampu memberikan jalan keluar bagi persoalan IKM tersebut. Contohnya, pemerintah membantu permodalan bagi industri kerajinan. Sedangkan dekranasda membantu dalam promosi dan pemasaran. Sehingga ke depan sentra kerajinan di Kuningan lebih maju. Jika kerja sama itu berjalan dengan baik, kata bupati terpilih ini, bisa membuka lapangan kerja yang luas. “Dengan begitu, otomatis perekonomian masyarakat akan meningkat,” imbuh Utje. Dirinya menyadari, perjalanan untuk mencapai kondisi ideal tersebut masih jauh. Namun ia meyakini, pembinaan IKM akan menjadi awal untuk semua bergerak bersama menuju keadaan yang lebih baik. Dekranasda Kuningan akan terus berkomitmen turut berperan dalam melahirkan kreativitas perajin. Terutama perajin yang bisa mempertahankan kebudayaan, karakteristik alam, serta nilai kesejarahan yang dimiliki. Salah satunya melalui berbagai produk khas Kuningan. Baik berupa kuliner, kerajinan hingga cenderamata. “Maka saya ingin, output dari pembinaan ini adanya sinergi baik antara perajin, dekranasda dan pemerintah daerah,” tukasnya. Utje mengingatkan, Kuningan dianugerahi sumber potensi alam beragam dan berlimpah. Ada sumber daya hutan, air, tanah yang subur, keindahan bentang alam dan kawasan Gunung Ciremai. Semua itu, potensi besar bagi pembangunan daerah. Kuningan juga diaugerahi kawasan potensial untuk dikembangkan sebagai daerah wisata. Baik wisata alam, wisata sejarah, wisata pendidikan, wisata pedesaan, hutan wisata dan wisata pertanian. “Kekayaan tersebut menunjukkan, bahwa industri kerajinan cukup menjanjikan untuk dikembangkan,” katanya. Ketua Panitia Trisman Supriatna MPd menjelaskan, dekranasda merupakan wadah yang memayungi para perajin daerah. Tujuannya untuk mengembangkan kreatvitas kerajinan, baik cenderamata maupun makanan dan minuman olahan khas Kuningan agar bisa dikenal di tingkat regional, nasional bahkan internasional. “Dari dekranasda, antar perajin juga bisa saling mengenal. Sehingga diharapkan mereka bisa lebih kompetitif secara kualitas maupun kuantitas,” tandas kabag Ekonomi Setda ini. (tat)
Utje Beber 5 Masalah IKM
Rabu 06-11-2013,11:58 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,17:08 WIB
Ramalan Shio Juni 2026: Rezeki Mengalir Deras, Naga hingga Kuda Diprediksi Panen Cuan dan Peluang Emas
Jumat 05-06-2026,22:07 WIB
Indonesia vs Oman 3-0: Garuda Perkasa Jelang Hadapi Mozambik
Jumat 05-06-2026,21:00 WIB
Hasil Sementara Indonesia vs Oman: Gol Hubner dan Ole Romeny Antar Garuda Memimpin
Jumat 05-06-2026,16:22 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas Irit: Perawatan Mudah dan Murah untuk Harian, Harga Mulai Rp70 Jutaan
Jumat 05-06-2026,14:30 WIB
Pameran Seni di GCM Cirebon Ajang Kolaborasi Lintas Generasi, Dorong Kebangkitan Ekonomi Kreatif
Terkini
Sabtu 06-06-2026,11:04 WIB
Ops Jaran Lodaya 2026, Polres Indramayu Ringkus 9 Pelaku Curanmor dan Amankan 9 Motor Curian
Sabtu 06-06-2026,10:35 WIB
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Daben Sudiana Bagikan Spanduk dan Cermin Doa ke 50 Masjid
Sabtu 06-06-2026,10:00 WIB
Akses Antar Desa Rusak, Warga Kuningan Utara Dorong Tambahan Anggaran Infrastruktur
Sabtu 06-06-2026,09:36 WIB
Warung Sembako di Ciawigebang Kuningan Ludes Terbakar, Pemilik Alami Luka Bakar Saat Pindahkan Bensin
Sabtu 06-06-2026,09:05 WIB