MADRID - Timnas sepak bola Spanyol mendapat kritikan keras di tengah persiapan menuju Piala Dunia 2014 Brasil. Kritikan muncul setelah La Roja -julukan Timnas Spanyol- menyetujui permintaan pertandingan persahabatan melawan Guinea Equatorial, Sabtu besok (16/11). Sejumlah aktivis Hak Asasi Manusia menilai bahwa pertandingan friendly games antara Spanyol, negara peringkat satu dunia FIFA melawan Guinea yang saat ini nangkring di nomor buncit 119 dunia itu tidak mencerminkan semangat sportivitas. Melainkan lebih mengarah kepada proyek pencitraan untuk mendukung sang penguasa negeri lawan yang terkenal diktator dan korup. \"Saya menantang Vicente del Bosque (pelatih Timnas Spanyol) atau salah satu pemain keluar dari acara protokeler, naik taksi dan keluar menyaksikan apa yang sebenarnya telah terjadi dengan masyarakat di Malabo,\" ucap Tutu Alicante, direktur eksekutif EG Justice, kelompok Hak Asasi Manusia, kepada media setempat. Menurut sang aktivis yang terkenal vokal itu, Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo yang terkenal korup dan arogan telah menghabiskan dana besar untuk menyelenggarakan pertandingan tersebut. Tentu, itu sangat kontradiktif dengan realita ekonomi masyarakat Guinea yang saat ini berada di bawah garis kemiskinan. Alicante menuding bahwa RFEF (Federasi Sepak Bola Spanyol) juga ikut mengambil bagian untuk mendukung sebuah rezim yang sangat kontroversial di benua Afrika itu. Kedua negara memiliki sejarah hubungan kebudayaan yang cukup panjang. Itu tidak lain karena Guinea termasuk negara bekas jajahan Spanyol dan baru merdeka 12 Oktober 1968 silam. \"Karena menyetujui permintaan rezim saat ini, sama saja dengan memberikan legitimasi kepada semua perbuatan yang mereka lakukan terhadap rakyat Guinea. Padahal, mereka (Timnas Spanyol) sadar bahwa pertandingan ini hanya untuk menutupi citra mereka yang buruk itu,\" tegasnya. Memang, untuk menyukseskan pertandingan persahabatan antara negara kaya melawan negara termiskin di dunia itu, Obiang memberikan fasilitas ekstra wah. Ya, dana yang dihabiskan berkisar Rp830 miliar hanya untuk menjamu Iker Casillas dan kawan-kawan. Sebuah angka yang tentunya tidak adil dengan realita masyarakat Guinea yang masih menderita. (dik/ruk)
Aktivis HAM Kritik La Roja
Jumat 15-11-2013,11:29 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,21:00 WIB
Resmi Diluncurkan Kembali, PSGJ Siap Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Kabupaten Cirebon
Sabtu 06-06-2026,18:27 WIB
Polres Cirebon Kota Gagalkan Distribusi 26 Unit Motor Curian ke Sumatera, Penadah Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,20:32 WIB
Forum Ekonomi Regional Jawa 2026: Perkuat Ekosistem Halal di Indonesia
Sabtu 06-06-2026,22:01 WIB
PSGJ Cirebon Kenalkan Skuad dan Jersey Baru di Stadion Watubelah, Ini Target Besarnya
Sabtu 06-06-2026,19:00 WIB
Imigrasi Bersih-Bersih, Jalur Cepat Izin Tinggal WNA Resmi Dihentikan
Terkini
Minggu 07-06-2026,15:01 WIB
5 Rekomendasi Wisata Hits di Cirebon yang Wajib Dikunjungi!
Minggu 07-06-2026,14:38 WIB
Syarifatul Aliyah, Penulis Muda yang Terus Berkarya di Tengah Kesibukan Bekerja
Minggu 07-06-2026,14:03 WIB
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan HR Asia Awards 2026
Minggu 07-06-2026,13:30 WIB
Grage City Mall Resmi Bertransformasi Jadi Grage City Hub
Minggu 07-06-2026,13:17 WIB