LURAGUNG - Puluhan warga Desa Panyosogan, Kecamatan Luragung, mendatangi kantor kecamatan, kemarin (6/12), karena mencium adanya rencana pembukaan areal galian C di desanya. Mereka meminta agar pihak kecamatan mencegah rencana yang tanpa rembugan dengan masyarakat tersebut. Sedikitnya 30 penduduk Panyosogan mendatangi kantor Kecamatan Luragung. Di aula kecamatan, kedatangan mereka diterima Sekmat Jaja Sutarja SE, Kaur Kesra Yudi Rickriyanto SE dan aparat kecamatan lainnya. Perwakilan warga seperti Mulyadi dan Wawan mulai mengutarakan maksud kedatangan mereka. Dikatakannya, pihaknya mencium adanya rencana pembukaan lokasi galian c di desanya, tepatnya di blok pasir jati dusun III. Antara kades dan aparatnya serta BPD, menurut mereka, sudah sepakat namun tanpa rembugan dengan warga. Selain menyuarakan aspirasi menyangkut galian, rupanya mereka pun membeberkan situasi yang kurang kondusif di desanya. Antar aparat desa, terkesan kurang harmonis. Bahkan mereka mengaku, ada mosi tidak percaya pada kades. Aspirasi warga tidak hanya disampaikan secara lisan. Mereka juga melayangkan surat tertulis berisi penolakan terhadap rencana pembukaan galian C seluas 2-3 hektare. Surat tersebut langsung diserahkan sebelum mereka membubarkan diri. Ketika dikonfirmasikan, Sekmat Luragung Jaja Sutarja SE membenarkan kedatangan warga dari Panyosogan. Namun dirinya membantah kedatangan warga Panyosogan itu merupakan aksi demo, melainkan hanya menyampaikan aspirasi. “Tadi (kemarin, red) itu hanya penyampaian aspirasi saja, bukan demo,” kata Jaja. Beberapa aspirasi yang disampaikan, lanjut dia, menyangkut jual beli tanah di Desa Panyosogan. Mereka ingin tahu untuk program apa tanah tersebut, sehingga perlu adanya koordinasi dengan pihak desa. Selain itu, aspirasi lainnya terkait situasi yang tidak kondusif di internal pemerintahan desa dan beberapa aspirasi lainnya. Lantaran bukan pengambil kebijakan, Jaja bersama aparat kecamatan lainnya hanya sebatas menampung aspirasi. Selanjutnya bakal dikaji dan disampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi untuk merencanakan langkah tindak lanjut. Setelah puas mendengarkan penjelasan sekmat, warga Panyosogan langsung membubarkan diri. Warga pulang ke desanya dengan harapan pihak pemerintah kecamatan segera menindaklanjuti aspirasinya. (ded)
Warga Panyosogan Tolak Galian C
Sabtu 07-12-2013,10:55 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 05-06-2026,09:04 WIB
Bulan Penuh Keberuntungan: Ini 7 Shio yang Diprediksi Kebanjiran Rezeki dari Berbagai Arah
Jumat 05-06-2026,01:04 WIB
Hendak Menuju ke Cirebon, Truk Pengangkut BBM Ludes Terbakar di Tol Cisumdawu, Diduga Ini Penyebabnya
Jumat 05-06-2026,09:30 WIB
Gaji 13 ASN Pemkab Cirebon Segera Cair Juni 2026, Anggaran Tembus Rp86 Miliar
Jumat 05-06-2026,05:06 WIB
Jadwal FIFA Matchday Juni 2026: Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik
Jumat 05-06-2026,05:26 WIB
Harga Daihatsu Ayla 2026 Terbaru: Cek Daftar Varian, Spesifikasi dan Fitur Lengkapnya
Terkini
Jumat 05-06-2026,22:13 WIB
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung Penyelenggaraan BWB Expo 2026
Jumat 05-06-2026,22:07 WIB
Indonesia vs Oman 3-0: Garuda Perkasa Jelang Hadapi Mozambik
Jumat 05-06-2026,21:58 WIB
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Kesadaran Budaya Kelola Sampah 'Green Action BRI Peduli'
Jumat 05-06-2026,21:26 WIB
Direktur Utama BRI Hery Gunardi Sebut Adopsi Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Jumat 05-06-2026,21:00 WIB