Kapolres Kuningan AKBP Willy Andrian mengatakan, awal mula bentrok warga dengan salah satu ormas dipicu persoalan yang sudah lama.
BACA JUGA:Sub Pin Polio 2 Baru 34 Persen di Cirebon
Dijelaskan Kapolres Kuningan, salah satu warga Ancaran mengalami pemukulan dari oknum anggota ormas beberapa waktu lalu.
"Warga lapor ke Polres, kita selidiki dan hari ini sudah kami amankan dari oknum ormas ini. Pemicunya karena pemukulan yang dialami warga, sudah kita proses," ujar Kapolres Kuningan.
Namun pada sore harinya, terang Kapolres, terjadi pemukulan balasan oleh warga kepada salah satu ormas tersebut dan mengalami luka di wajah.
“Tapi situasi alhamdulillah sudah kondusif, kami katakan pada warga dan kepala desa untuk menahan diri,” ujarnya.
BACA JUGA:POPULER: 'Cinta' Syekh Panji Gumilang, Menanti Sundari Soekotjo Hingga 21 Tahun
BACA JUGA:Profesor Ahli Air Zam Zam dari Madinah Belajar ke Syekh Panji Gumilang, Puji Istana Beras Al Zaytun
Kapolres mengimbau, baik warga ataupun ormas untuk saling menahan diri dan tidak main hakim sendiri dalam menyelesaikan masalah.
“Tidak ada aksi anarkis di Kabupaten Kuningan ini, akan kami proses dan tindak," tegasnya.*