JAKARTA - Keinginan cabor sepak bola menuju Asian Games 2014 sedikit menemui aral. Sekalipun sudah mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk memberangkatkan timnya ke Incheon, Korsel, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) masih belum memberikan lampu hijau sepenuhnya. Sebaliknya, badan yang berwenang dalam pengiriman kontingen ke setiap ajang internasional itu tidak bisa menggaransi sepenuhnya keinginan PSSI tersebut. Alasannya, KOI mengembalikan keputusan kepada otoritas lain yang juga mempunyai wewenang terbesar untuk menentukan cabor Asian Games. Dalam hal ini tentunya pemerintah melalui Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua KOI, Rita Subowo dalam pernyataan resminya di Kantor KOI, FX Senayan, kemarin (23/1). \"Satlak Prima dan pemerintah melalui Kemepora adalah pihak paling berwenang menentukan cabor-cabor yang bakal berangkat ke Asian Games. Sedangkan kami dari KOI sendiri hanya jadi fasilitator saja,\" ujarnya setelah pertemuan dengan perwakilan dari PSSI dalam pembahasan rencana pengiriman kontingen sepak bola ke Asian Games. Hanya, Rita mengakui bahwa keinginan Indonesia mendaftarkan cabor sepak bola dalam Asian Games kali ini mendapat angin segar dari pihak terkait. Terutama setelah KOI melakukan pertemuan dengan General Assembly Olympic Council of Asia (OCA), di Manila, 17-18 Januari lalu. Pihak OCA pun, menurut Rita, memberikan sinyal kemudahan bagi Indonesia untuk berlaga di Asian Games tanpa harus melalui fase kualifikasi. Syaratnya, Indonesia harus benar-benar 100 persen ready to play untuk fase utama. \"Tim yang akan didaftarkan pun harus benar-benar siap,\" pintanya. Nah, bagaimana dengan pendaftaran pemain entry by name. Apakah PSSI harus tetap menaati aturan pengiriman nama-nama pemain penghuni pelatnas Asian Games-nya pada hari ini seperti cabor-cabor proyeksi lainnya? Rita enggan menyebut bagaimana sikap yang akan diambil oleh Satlak Prima nantinya. \"Yang jelas pendaftaran di panitia pusat berakhir pada 30 April 2014 nanti,\" imbuhnya. Sementara, menimpali pernyataan Rita, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengungkapkan bahwa keinginan pihaknya untuk berlaga di Asian Games yang berlangsung pada September-Oktober ini bukan hanya sekadar omong kosong. Melainkan ada target jangka panjang dalam misinya itu. Prestasi di level Asia menjadi sasaran PSSI dengan mengirimkan kontingen ke Asian Games. \"Kami ke Asian Games bukan sekadar jalan-jalan, ataupun haya mencari pengalaman. Kami ke sana untuk prestasi. Ini penting untuk menuju Timnas Senior yang tangguh, saya pun berharap agar Indonesia bisa masuk delapan besar Asia,\" pungkasnya. (ren)
Keputusan ke Asian Games Ada di Pemerintah
Jumat 24-01-2014,13:46 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:01 WIB
Tagihan PDAM Cirebon Naik? Simak Penjelasan Dirut
Rabu 23-09-2026,10:47 WIB
Dugaan Penipuan Modus BPJS: 3 Warga Majalengka Lapor Polisi, Kerugian Rp11,2 Juta
Rabu 23-09-2026,08:42 WIB
Selangkah Lagi WNI, Taisei Marukawa Terus Pamer Ketajaman di Super League
Rabu 23-09-2026,15:01 WIB
Ditemukan, Ini Sosok ABK yang Hilang Bersama 5 Jurnalis di Selat Sunda
Rabu 23-09-2026,09:30 WIB
Awet Seharian! 5 Rekomendasi HP Oppo Harga 1-2 Jutaan RAM Besar untuk Pelajar dan Pekerja Lapangan
Terkini
Kamis 24-09-2026,07:50 WIB
Kata Bung Ropan Soal FIFA ASEAN Cup 2026: Lini Belakang Timnas Mewah, Terlalu Jika Sampai Kalah
Kamis 24-09-2026,07:34 WIB
Dapet Intel Core 11, 4 Rekomendasi Laptop Second 5 Jutaan yang Worth It dengan RAM Hingga 16 GB
Kamis 24-09-2026,07:00 WIB
Ini 5 Tanaman Hias Pengusir Serangga yang Ampuh Usir Nyamuk Hingga Hama di Teras
Kamis 24-09-2026,06:59 WIB
Geger! Dua Perempuan Ditusuk di Teras Rumah, Pelaku Kabur Dikejar Warga
Kamis 24-09-2026,06:30 WIB