MAJALENGKA–Sidang mediasi kedua perkara perdata sengketa pergantian antar waktu (PAW) yang dilakukan oleh dua orang anggota fraksi PDIP Neneng Een Komariah dan Oman Suherman sebagai penggutat di Pengadilan Negeri (PN) Majalengka kemarin (23/1), kembali deadlock (buntu). Juru bicara Neneng, Danu Ismanto menyebutkan, pihaknya masih belum bisa menerima tawaran mediasi yang dilayangkan oleh pihak tergugat dalam hal ini DPC PDIP, DPD PDIP, dan DPP PDIP. Alasannya, jika tawaran yang diajukan oleh pihak tergugat tidak sebanding dengan konsekuensi yang mesti mereka terima. Dan sebagai sebuah tawaran yang tidak realistis. Mengenai tawaran apa yang diajukan pihak tergugat, dia enggan merincikannya lebih jauh lagi. Dengan demikian, kata dia, ada kemungkinan jika pihak penggugat bakal menyelesaikan tahapan mediasi ini dan terus melangkah ke arah tahapan selanjutnya dari mekanisme proses penanganan perkara perdata yang bakal dilakukan oleh PN Majalengka. Berdasarkan aturan, jika selama kurun waktu enam bulan sebelum jabatan anggota DPRD berakhir, tidak dibolehkan ada proses PAW. Dengan kata lain jika masa jabatan anggota DPRD periode 2009-2014 habis pada Agustus 2014 mendatang, maka terhitung Februari 2014 tidak dibolehkan lagi ada PAW. Wakil Sekretaris DPC PDIP Majalengka Dudi Kuswandi mencurigai adanya upaya yang sengaja dilakukan dua kadernya untuk mengulur proses PAW dengan melakukan gugatan PAW ini ke pengadilan. Meski demikian, pihaknya berkeyakinan jika aturan tidak dibolehkannya ada PAW terhitung enam bulan sebelum masa jabatan habis itu, tidak berpengaruh pada proses PAW terhadap dua orang anggota fraksi PDIP ini bakal terus berlanjut. Karena, menurut pemahaman pihaknya, tenggat waktu enam bulan yang dimaksud adalah prosesnya, bukan pelaksanaannya. \"Kita yakin PAW akan tetap terjadi walaupun sudah lewat bulan Februari. Karena yang dimaksud enam bulan sebelum habis masa jabatan itu prosesnya, bukan pelaksanaannya. Kalau prosesnya kan sudah kita lakukan dari sekitar empat bulan yang lalu. Jadi nggak ada masalah,\" terangnya. Di samping itu menurutnya, sebenarnya kedua kadernya mengetahui kalau untuk proses penyelesaian sengketa politik di internal parpol sebagaimana mengacu UU nomor 2 tahun 2008 tentang Partai Politik, mesti diselesaikan di Mahkamah Parpol. Sementara itu, kuasa hukum Neneng dan Oman, Alwan Husein mengaku optimis jika PAW tidak bisa dilakukan. Pasalnya, dia menilai surat PAW yang dilayangkan pihak DPC PDIP cacat hukum, di antaranya adalah adanya kesalahan alasan pemecatan yang dinilai elementer, serta tidak adanya peringatan terlebih dahulu, apalagi proses terbitnya surat itu sendiri dinilai tertutup dan sembunyi-sembunyi. Sehingga tidak diberikan cukup waktu bagi kliennya untuk melakukan pembelaan. “Kami sangat yakin proses PAW tidak akan dilaksanakan, sebab saya nilai banyak kejanggalan,” imbuhnya. (azs)
Mediasi Sengketa PAW PDIP Buntu
Sabtu 25-01-2014,10:51 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 21-09-2026,05:08 WIB
Haye dan Ragnar Masuk, Ini 4 Pemain Persib yang Dicoret Timnas untuk Ajang FIFA ASEAN Cup 2026
Minggu 20-09-2026,13:32 WIB
Rumor Benzema ke PERSIB, Benarkah Maung Bandung Siap Datangkan Eks Real Madrid?
Minggu 20-09-2026,14:17 WIB
Anggaran Porprov Cirebon Rp7 Miliar Baru Cair Akhir Oktober, Atlet Dikejar Persiapan
Minggu 20-09-2026,15:48 WIB
Anniversary 10 Tahun DerPanzer, Adu Layangan Hadirkan Peserta dari Berbagai Daerah dengan Hadiah Rp65 Juta
Minggu 20-09-2026,21:00 WIB
Hasil Persib Bandung vs Persijap Jepara BRI Super League: Balas Dendam Tuntas, Persib Taklukkan Persijap 2-1!
Terkini
Senin 21-09-2026,13:00 WIB
BMT IKTASA Resmi Berdiri, Ada Misi Besar di Balik Penguatan Ekonomi Alumni dan UMKM
Senin 21-09-2026,12:30 WIB
Genpol InterAksi Cirebon Dorong Anak Muda Kritis Pahami Politik dan Kebijakan Publik
Senin 21-09-2026,12:04 WIB
10 Provinsi dengan Utang Pinjol Terbesar, Jawa Barat Juaranya, Capai Rp 23,9 Triliun
Senin 21-09-2026,12:00 WIB
Naik ke Kasta Tertinggi! Proton FC Kuningan Perkenalkan Skuad untuk PFL Indonesia 2026/2027
Senin 21-09-2026,11:32 WIB