KADIPATEN-Jalan di perempatan Kadipaten Kabuapten Majalengka mengalami kerusakan yang cukup parah. Banyak yang berlubang dan digenangi air. Kondisi tersebut sangat dikeluhkan oleh para pengguna jalan, termasuk para pengemudi angkutan umum jurusan Cikijing-Bandung dan bus antarkota jurusan Cirebon-Bandung. Lokasi yang dijadikan tempat mangkal angkutan umum itu setiap musim hujan selalu digenangi air banjir dan banyak dipenuhi lubang. Meski kondisinya seperti itu, tetap saja lokasi tersebut dijadikan sebagai tempat mangkalnya angkutan umum untuk menunggu penumpang. Bila hujan lebat, ketinggian air sekitar 30-40 cm. Sehingga pengendara kesulitan melewatinya. Menurut Iding (43) warga setempat, dirinya sering menyaksikan pengendara sepeda motor jatuh terpeleset. Dan rata-rata kecelakaan tersebut terjadi pada saat melintasi di waktu malam hari yang disertai turun hujan. “Mungkin karena pikirnya pada malam hari di lokasi tersebut jarang ada angkutan umum yang mangkal, maka ketika kendaraan dari arah Majalengka yang melewati lampu merah langsung berbelok ke arah kiri (ke arah jalan Bandung) dalam kecepatan tinggi, tak diduga kondisi berlubang menyebabkan kendaraan tersebut terjerembab,” ungkapnya. Hal senada diungkapkan Toto (34), H Ende (45) para pengemudi angkutan elf jurusan Cikijing-Bandung, mengaku sangat kesulitan saat melintasi titik jalan yang dipenuhi genangan air dan jalan berlubang itu. Selain dirasakan sangat mengganggu kenyamanan bagi para pengguna jalan, juga menyulitkan para penumpang yang hendak menaiki angkutan umum. Karena di sekitar tersebut penuh dengan air. “Demi kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan umum, kami berharap kepada pihak pemerintah kabupaten maupun provinsi jalur di wilayah tersebut segera diperbaiki. Saluran pembuangan airnya juga, ucapnya. Para pedagang kaki lima dan para pedagang asongan yang biasanya berjualan di lokasi tersebut juga mengeluh kondisi tersebut. Mereka mengaku dengan adanya banjir di sekitar lokasi tersebut dirasakan sangat mengganggu usaha mereka. Dan tak jarang akibat adanya genangan air di sekitar lokasi itu, bilamana ada kendaraan yang melintas dalam kecepatan tinggi menyebabkan dagangan mereka sering kecipratan air genangan yang kotor dan berbau. Akibatnya dagangan mereka tidak laku dijual.(har)
Jalan Perempatan Kadipaten Kondisinya Rusak Parah
Senin 27-01-2014,11:40 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 13-03-2026,23:29 WIB
Curanmor di Palimanan Terekam CCTV, Motor Karyawan Rumah Makan Raib dalam Hitungan Detik
Sabtu 14-03-2026,03:01 WIB
Curanmor di Jagasatru Cirebon, Skuter Metic Milik Warga Raib dari Halaman Rumah
Jumat 13-03-2026,19:32 WIB
KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Dialog Ramadan, Bahas Peran Strategis Pemuda di Tengah Geopolitik Global
Jumat 13-03-2026,20:01 WIB
Polresta Cirebon Gelar GPM, 1.567 Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Jumat 13-03-2026,20:31 WIB
Ramai Investasi Emas Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Terkini
Sabtu 14-03-2026,18:03 WIB
Mau Rezeki Datang Terus? Coba Pakai Warna yang Satu Ini
Sabtu 14-03-2026,17:31 WIB
Senengnya Dapat Ikan Jumbo di Tradisi Gobyag Lauk Kabupaten Kuningan
Sabtu 14-03-2026,17:05 WIB
GBK Bakal Panas! Ini Jadwal Lengkap Indonesia di FIFA Series 2026
Sabtu 14-03-2026,16:39 WIB
Operasi Pasar Bersubsidi di Cilimus Diserbu Warga, 3.600 Paket Sembako Disediakan Jelang Idulfitri
Sabtu 14-03-2026,16:03 WIB