MALANG - Sebelum terdegradasi dari kompetisi kasta tertinggi di Indonesia pada 2010, Persik Kediri merupakan tim yang sulit dikalahkan Arema Cronous. Buktinya, sebelum empat tahun lalu itu, Arema kesulitan mengalahkan Persik. Bentrok di Stadion Kanjuruhan malam nanti pun menjadi pertaruhan bagi Arema apakah mereka lebih baik dari Persik atau tidak. Itu mengingat kualitas pemain Singo Edan -julukan Arema- memang satu level di atas Macan Putih, sebutan Persik. Belum lagi dukungan penuh dari Aremania. Kemenangan meyakinkan 4-1 atas Persijap Jepara (3/2) menjadi sinyal bahwa Arema perkasa saat bermain di depan publiknya sendiri. Pelatih Arema Suharno mengakui bahwa timnya dalam kondisi sempurna menyongsong laga bertajuk derby Jatim malam nanti. \"Saya sangat menekankan konsistensi. Sejauh ini, saya sangat percaya dengan kemampuan tim. Mereka telah bermain bagus dan tidak terpengaruh beratnya laga pertama,\" kata Suharno, kemarin. Begitu konfidennya Arema, Suharno berencana melakukan beberapa rotasi pemain meski tetap mempertahankan skema agresif 4-3-3. \"Kualitas dan kemampuan pemain cadangan kami memang tidak kalah dengan pemain yang biasa diturunkan sebagai starter,\" jelas pelatih asal Klaten tersebut. Berbeda dengan Suharno, kapten Arema Ahmad Bustomi mengingatkan rekan setimnya untuk tidak menganggap remeh Persik. \"Saya rasa tidak ada status tim lemah di ISL. Walau main di Kanjuruhan, tidak boleh takabur,\" tuturnya. Diakui Bustomi, laga lawan Persik bakal menyuguhkan gengsi tersendiri karena rivalitas yang sangat kuat. \"Tapi, karena ini laga kandang, target kami harus mengamakan tiga poin,\" tandasnya. Sementara kubu Persik kembali mengusung target bisa mencuri poin di kandang lawan. Dalam laga sebelumnya atau di kandang Persegres (3/2), Khusnul Yuli dkk berhasil membawa pulang satu poin seiring hasil seri 1-1. \"Kami dalam kondisi siap tempur. Tidak ada pemain yang cedera atau akumulasi kartu kuning. Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan poin di Malang,\" ucap pelatih Persik, Aris Budi Sulistyo. Kekalahan 0-3 dalam pertemuan terakhir di Piala Gubernur Jatim tahun lalu menjadi pelajaran bagi Aris Budi. Yakni, mematikan Gustavo Lopez dan Cristian Gonzales yang masing-masing menjadi otak serangan dan predator kotak penalti dari Arema. \"Kala itu, kami terlalu memberi ruang kepada Lopez dan Gonzales. Kami tidak boleh lagi mengulang kesalahan itu,\" jelas pelatih asal Solo tersebut. (JPNN/dns) Empat Bentrokan Terakhir Piala Gubernur Jatim 2013 Arema v Persik 3-0 Piala Indonesia 2010 Arema v Persik 4-0 ISL 2009-2010 Arema v Persik 3-0 ISL 2009-2010 Persik v Arema 0-1
Arema v Persik,Singo Edan Lebih Konfiden
Kamis 06-02-2014,12:46 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:01 WIB
Tagihan PDAM Cirebon Naik? Simak Penjelasan Dirut
Rabu 23-09-2026,10:47 WIB
Dugaan Penipuan Modus BPJS: 3 Warga Majalengka Lapor Polisi, Kerugian Rp11,2 Juta
Rabu 23-09-2026,15:01 WIB
Ditemukan, Ini Sosok ABK yang Hilang Bersama 5 Jurnalis di Selat Sunda
Rabu 23-09-2026,11:02 WIB
Jalan Wahidin Cirebon Dipastikan Diperbaiki Tahun Ini, Anggaran Capai Rp7,6 Miliar
Rabu 23-09-2026,13:00 WIB
Tak Perlu ke Salon Mobil, Jamur Kaca Depan Bisa Dibersihkan Sendiri dengan Cara Ini
Terkini
Kamis 24-09-2026,09:32 WIB
Fiskal Terbatas, DPRD Kota Cirebon Dorong Anggaran Fokus pada Kebutuhan Publik
Kamis 24-09-2026,09:29 WIB
Desa Jagara Kuningan Jadi Desa EKI, Kunjungan Wisatawan Capai 20 Ribu Orang
Kamis 24-09-2026,09:02 WIB
Perubahan APBD 2026, DPRD Kota Cirebon Prioritaskan BPJS dan Penyelesaian Jalan
Kamis 24-09-2026,08:59 WIB
Tiga Opsi Komposisi Starting XI Timnas Indonesia FIFA ASEAN Cup 2026, Lini Serang Garuda Semakin Tajam!
Kamis 24-09-2026,08:43 WIB