SUKRA – Langkah penyelamatan bumi melalui ‘Go Green’ semakin digencarkan sejumlah perusahaan nasional di Indonesia. Tak terkecuali PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu, dengan mewujudkan perusahaan yang ramah lingkungan melalui aksi tanam pohon. Menariknya, salah satu anak perusahaan dari PT Pembangkitan Jawa Bali (PT PJB) PT PLN (Persero) tersebut menggandeng sejumlah pihak guna mewujudkan hal tersebut. Keterlibatan unsur-unsur tersebut, terlihat pada pelaksanaan gerakan penghijauan lingkungan pembangkit penanaman 990 pohon, Jumat (14/2). Selain dari manajemen PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu, aksi tanam bibit pohon juga diikuti jajaran pemerintahan, Polri, TNI, dan komponen masyarakat sekitar PLTU. General Manajer PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu, Nur Hidayat menjelaskan, gerakan tersebut merupakan tindaklanjut dari program “Indonesia Go Green” yang dicanangkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono beberapa waktu lalu yang hampir bersamaan dengan aksi yang dilakukan PT PLN (Persero). Selain di PT PJB PLTU Indramayu, aksi untuk mencegah efek global warming tersebut juga serentak dilaksanakan secara nasional oleh PT PJB di seluruh tanah air dengan jumlah 10.588 bibit pohon. Sedangkan di area PLTU Indramayu sendiri, kegiatan penghijauan yang dilakukan oleh seluruh unit perusahaan yakni menanam 990 bibit pohon di areal seluas 34 hektare. “Angka 990 ini disesuaikan dengan unit produksi PLTU Indramayu yakni 3x330 mega watt,” ungkap Nur Hidayat. Gerakan penghijauan lingkungan pembangkit, juga melibatkan Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Indramayu. Mengingat mereka yang paling mengerti soal teknis penanaman, perawatan hingga masa pemeliharaan. Termasuk mengenai jenis-jenis pohon yang ditanam. Pihaknya mengaku mendapat masukan mengenai jenis-jenis tanaman yang dilakukan pada program penghijauan ini, dan yang diutamakan adalah tanaman lokal seperti mangga, beberapa jenis tanaman keras serta tanaman apotek hidup. “Dipilihnya tanaman buah lokal yang produktif, tidak hanya meminamilisir polusi udara tapi agar secara ekonomis bermanfaat,” katanya. Kedepannya, kawasan areal PLTU yang telah hijau akan terus dikembangkan seperti dijadikan sebagai wahana pendidikan yang linier dengan bidang lingkungan bagi anak-anak pelajar. Sehingga keberadaan taman wahana pendidikan dapat memberikan edukasi kepada generasi muda, untuk mengerti pentingnya melestarikan lingkungan. Camat Sukra, Teguh Budiarso MSi memberikan apresiasi terhadap upaya nyata PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dalam bidang melestarikan lingkungan hidup. Menurut dia kegiatan tanam pohon sangat bagus, karena pohon bisa mengurangi terjadinya dampak buruk akibat polusi udara, efek global warming, dan hasilnya bisa mendatangkan manfaat yang baik kepada generasi selanjutnya. “Banyak pohon bisa banyak rezeki, jadi marilah kita bersama-sama menanam pohon untuk terciptanya go green dan mengurangi pemanasan global. Jadi semua kalangan dan masyarakat harus ikut menanam dan memilihara pohon untuk kepentingan bersama,” tandasnya. (kho/adv)
Wujudkan Perusahaan Ramah Lingkungan
Sabtu 15-02-2014,10:34 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,06:40 WIB
7 Mobil Bekas MPV 7 Seater Pas Buat Keluarga, Kabin Lega Performa Bandel, Harga Turun Signifikan
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Selasa 28-07-2026,03:45 WIB
Hasil Pertandingan Indonesia VS Kamboja Piala AFF 2026, Tim Asuhan John Herdman Raih 3 Poin Penting
Selasa 28-07-2026,04:49 WIB
Tolak Naturalisasi Mentah-mentah, Pascal Struijk Pemain Keturunan Indonesia Tutup Peluang Gabung Timnas
Selasa 28-07-2026,06:39 WIB
Deretan 5 Mobil Bekas MPV 7 Seater Paling Tangguh, Performa 2000cc, Tenaga Gede Torsi Melimpah
Terkini
Selasa 28-07-2026,21:01 WIB
Videotron Roboh Tewaskan Pengendara di Majalengka, Satreskrim Turun Tangan
Selasa 28-07-2026,20:53 WIB
Festival Milm Kampung Cirebon 2026 Jadi Ruang Kreatif Lestarikan Sejarah dan Identitas Daerah
Selasa 28-07-2026,20:27 WIB
Bupati Imron Ajak Investor Masuk Cirebon, Pasar 2,5 Juta Penduduk Jadi Daya Tarik
Selasa 28-07-2026,20:00 WIB
Akibat Bentrokan, Nama Matraman Diungkit, Dikaitkan dengan Kasultanan Mataram
Selasa 28-07-2026,19:33 WIB