KUNINGAN – Kasus kematian unggas secara mendadak di Kecamatan Ciniru mengundang reaksi dari salah seorang wakil rakyat, Oyo Sukarya SE MMPub. Politisi asal Partai Golkar ini meminta semua pihak agar hati-hati dalam menyikapi kabar serangan flu burung. Diakui Oyo, anggaran untuk penanggulangan flu burung tergolong dana emergency. Oleh karenanya, dana tersebut paling dispesialkan baik dalam pencairan maupun besarannya. Untuk itu, isu flu burung harus jelas dan sesuai prosedur. “Hanya dengan berita flu burung bisa merugikan puluhan miliar pengusaha unggas di Kuningan. Saya bukan orang yang mudah percaya dengan hasil rapid test. Karena banyak ciri-ciri flu burung yang sama dengan ciri penyakit unggas lainnya,” kata Oyo, kemarin. Paling tidak, lanjut dia, terdapat laboratorium yang lebih meyakinkan. Jangan sampai cepat menyimpulkan itu flu burung dengan hanya mengacu pada hasil rapid test. Cepatnya dalam menyimpulkan, memiliki akibat besar yang akan merugikan berbagai pihak. “Kalau hanya untuk mengundang atensi dan memancing turunnya anggaran kan bisa saja sebagai tindakan preventif flu burung, jangan nyanyi terjangkit agar anggaran turun. Maaf sinyalemen itu bisa saja ada. Kita mengenal ambang batas minimum dari pernyataan area terjangkit,” paparnya. Penyakit katelo memiliki kesamaan dengan gejala jangkitan flu burung. Jika dinas terkait melakukan penyemprotan, ia mempersilakan sebagai tindakan pencegahan. Namun jangan lantas divonis positif flu burung. “Karena sebenarnya berita flu burung itu lebih dahsyat dari berita penemuan bom. Kalau sudah betul-betul positif, maka tidak menjadi masalah. Tapi kalau baru sekadar suspek maka ia meminta pihak terkait untuk tidak menyimpulkan,” ucap caleg incumbent dari dapil III itu. Dia mendukung optimalnya kinerja Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan (Distanakan) khususnya pos kesehatan hewan. Namun dirinya merasa keberatan apabila secara tiba-tiba memvonis flu burung tanpa pemeriksaan akurat. “Ini sebuah saran pendapat saja agar menjadi bahan pemikiran kita bersama. Vonis flu burung secara dini menurut saya bahaya, karena ini menyangkut hajat orang banyak,” pungkasnya. (ded)
Hati-hati Sikapi Flu Burung
Sabtu 15-02-2014,11:46 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 25-09-2026,20:49 WIB
Tujuh Saksi Diperiksa, Polisi Bongkar Misteri Kematian Istri Dokter di Cirebon
Jumat 25-09-2026,19:00 WIB
Tak Ada Lagi Rebutan Material Bongkaran Sekolah, Disdik Kabupaten Cirebon Siapkan Aplikasi SiCebong
Jumat 25-09-2026,18:29 WIB
Polri Luncurkan STNK Digital dan Bayar Tilang Lewat Aplikasi, Begini Cara Kerjanya
Jumat 25-09-2026,19:30 WIB
Wajib Sertifikasi Halal Mulai 18 Oktober 2026, MUI Minta Pelaku Usaha Segera Bersiap
Jumat 25-09-2026,22:48 WIB
5 Tanaman Hidroponik Hias Indoor untuk Rumah Minimalis, Cantik dan Mudah Dirawat
Terkini
Sabtu 26-09-2026,17:30 WIB
Pintar Menata Interior: Maksimalkan Efektivitas dan Produktivitas di Rumah Sesuai Gaya Hidup
Sabtu 26-09-2026,17:00 WIB
Turunkan Starting XI Full Naturalisasi, Jawaban John Herdman Tegas: Mereka Semua Orang Indonesia
Sabtu 26-09-2026,16:39 WIB
6 Tanaman Hias untuk Teras Rumah yang Estetik Sekaligus Dipercaya Menarik Rezeki!
Sabtu 26-09-2026,16:30 WIB