Garuda muda yang mengincar hasil imbang, bermain sangat tenang, efektif, dan trengginas.
Sementara ambisi Yordania yang mengincar kemenangan, dalam laga tersebut harus tertinggal 2-0 di babak pertama.
Sempat menambah gol menjadi 3-0 di babak kedua, Indonesia vs Yordania berkesudahan dengan skor cukup telak, 4-1.
Dikutip dari laman resmi PSSI, Ketua Umum Erick Thohir menonton langsung perjuangan tim Merah Putih di Doha, Qatar.
Erick mengungkapkan rasa bangga atas permainan dan semangat juang para pemain muda yang punya nyali lebih untuk menang.
"Upaya besar kita benar-benar membuahkan hasil. Banyak kerja keras dan nyata yang kita lakukan bersama," ucap Erick dikutip radarcirebon.com, Selasa 22 April 2024.
Erick menambahkan, butuh banyak pengorbanan agar Timnas Indonesia U23 diisi oleh para pemain terbaik yang dimiliki.
Mulai dari penghentian Liga Indonesia, hingga pendekatan ke klub-klub luar negeri agar mau melepaskan para pemain bidikan.
"Belum lagi drama wasit di laga pertama melawan Qatar. Alhamdulillah. Hasil tidak akan jauh dari usaha keras bersama," ujar Erick.
Erick juga secara khusus mengapresiasi perjuangan para pemain di lapangan.
Nyali tinggi para pemain, menurutnya membuat para pemain tampil tanpa beban, permainan berkelas dan terus menekan sehingga menang.
"Ini bukti, kita bisa. Saya harap nyali ini terus naik di babak berikutnya karena lawan semakin kuat. Ini jadi motivasi untuk target berikutnya, lolos Olimpiade. Semoga," tambahnya.
Gol pertama tim Merah Putih dicetak Marselino Ferdinan di menit 23 melalui titik pinalti.
Tendangan 12 pas itu diberikan setelah striker Rafael Struick dijatuhkan di kotak terlarang.
Gol kedua diceploskan Witan Sulaiman di menit ke- 40 lewat tendangan indah menuntaskan tiki taka cantik antara Marcelino, Rizki Ridho, dan Witan sebagai eksekutor.
Marcelino menambah kemenangan dengan membuat gol ketiga Indonesia di menit 70 melalui permainan satu dua dengan Witan.