JAKARTA – Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan pemantau pemilu yang mengatasnamakan diri Mata Massa, mengaku menemukan dugaan pelanggaran administrasi dan dugaan pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan sejumlah partai politik peserta pemilu. Menurut peneliti Perludem, Fadli Ramadhanil, total dugaan pelanggaran yang ditemukan mencapai 187 kasus. Dengan rincian 178 pelanggaran administrasi dan sembilan dugaan pelanggaran pidana. “Dugaan pelanggaran pidana setidaknya dilakukan tiga partai. Masing-masing Partai Demokrat, Gerindra dan Partai Persatuan Pembangunan. Mereka (pasang) iklan di media cetak antara tanggal 26 Februari hingga 4 Maret. Kita punya datanya,” ujar Faldi saat ditemui di Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Rabu (5/3). Pemasangan iklan ketiga parpol tersebut kata Fadli, diduga melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 15 tahun 2013, sebagaimana diubah dari PKPU Nomor 1 Tahun 2013, tentang pedoman pelaksanaan kampanye pemilu calon anggota legislatif. Disebutkan, pelanggaran administrasi meliputi pemasangan alat peraga di luar zona yang telah ditentukan pemasangannya. Memasang alat peraga di tempat yang merupakan fasilitas publik dan tempat yang dilarang seperti pohon, tiang listrik, pinggir jalan tol dan lain-lain, juga masuk kategori pelanggaran administrasi. Sementara pelanggaran pidana meliputi pemasangan iklan kampanye parpol maupun calon anggota legislatif, baik secara perseorangan maupun dipasang di media cetak. “Karena itu kita minta Bawaslu menindaklanjuti pengaduan kita sekurang-kurangnya lima hari setelah laporan kita serahkan. Karena ini masuk ranah Bawaslu sebagai pengawas pemilu untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” katanya. (gir/jpnn)
Ngiklan di Media, Tiga Parpol Diadukan ke Bawaslu
Kamis 06-03-2014,07:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,05:02 WIB
Siap-siap! One Way Nasional Arus Mudik Dimulai Pukul 12.00 WIB
Rabu 18-03-2026,12:07 WIB
Kecelakaan Beruntun di Simpang Pemuda Cirebon, Pemudik Hamil Luka-luka
Selasa 17-03-2026,22:04 WIB
Bosscha Ungkap Posisi Hilal 29 Ramadan 1447 H, Peluang Terlihat Sangat Tipis
Rabu 18-03-2026,03:01 WIB
Sampah Menggunung di Gebang Kulon Cirebon, Pemdes Angkut 10 Truk Sampah
Terkini
Rabu 18-03-2026,20:57 WIB
Detik-Detik Motor Pemudik Terbakar Saat Melintasi Cirebon, Satu Keluarga Selamat
Rabu 18-03-2026,20:47 WIB
Mudik Aman 2026: Pemerintah Perbaiki 102 Ribu Titik Jalan dan Siapkan Posko 24 Jam
Rabu 18-03-2026,20:01 WIB
Jelang Nyepi dan Idulfitri, Pemerintah Pastikan Stok Pangan Aman hingga 11 Bulan
Rabu 18-03-2026,19:52 WIB
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Pemerintah Beri Apresiasi
Rabu 18-03-2026,19:01 WIB