CIGUGUR - Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM) terus memperkuat jaringan kader. Sukses sebelumnya membentuk sekaligus melantik pengurus baru Komisariat Akademi Farmasi, Cabang IMM Kuningan kembali membentuk sekaligus melantik tiga pengurus komisariat baru, Rabu (5/3). Ketiga komisariat itu IMM Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Ihya Kuningan, IMM Fakultas Hukum dan Fakutas Komputer Universitas Kuningan (Uniku). Ketua IMM Komisariat STAI Al Ihya terlantik, Oon Mujahidin menyatakan, pendirian IMM Komisariat STAI Al Ihya merupakan buah dari kerangka pikirnya terhadap idiologi dan gerakan IMM yang selalu menjadikan ilmu adalah amal dan amal adalah ilmiah. “Itulah yang menarik kami untuk mendalami sekaligus mengembangkan IMM di kampus kami,” jelas Oon. Oon pun berkomitmen untuk mengemban amanat dengan baik dan optimal. Amanah tersebut akan dipegang teguh. “Terima kasih kami kepada pengurus Cabang IMM. Sebab kami telah diterima sebagai bagian dari keluarga besar IMM Kuningan,” ucap dia. Ketua Cabang IMM Kuningan Sadam Husen merasa bangga sekali dengan proses estafet pelantikan pengurus komisariat baru IMM. Sebab ada keluarga baru dari komisariat STAI Al Ihya Kuningan. Mengingat sejak berdirinya IMM Kuningan, baru kali pertama terbentuk Komisariat IMM STAI Al Ihya. “Dalam pelantikannya, bahkan diikuti banyak mahasiswa STAI,” tandasnya. Itu artinya, kata Sadam, IMM tidak lagi dipandang sebelah mata akan gerakan dakwah kemuhammdiyahannya. Lebih dari itu, IMM dengan idiologi kemuhammdiyahannya akan terus bergerak dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa non perguruan tinggi Muhammdiyah. Sadam mengajak, agar seluruh kader IMM terus memupuk nilai kritis atas berbagai gejala sosial, politik dan budaya. Terutama kritis terhadap gejala sosial yang kerap muncul di media. Salah satunya kasus korupsi yang terus mengakar. “Tapi di sisi lain, penegakan hukum dikesampingkan. Sehingga hukum saat ini terasa seperti piramida. Terbalik runcing ke bawah, tapi tumpul ke atas,” sindir Sadam. Di Kabupaten Kuningan, misalnya, Sadam mengambil contoh dugaan kasus panti rehabilitasi eks pecandu narkoba. Menurut dia, kasus tersebut tidak ada kejelasan hukum sedikit pun. Padahal setiap warga negara mempunyai kedudukan sama di depan hukum. “Inilah yang harus Immawan dan Immawati agar selalu mengontrol dan mengawasi perjalanan penegakan hukum khususnya di Kuningan,” tandasnya. (tat) Caption:
3 Komisariat IMM Terbentuk
Kamis 06-03-2014,11:08 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,21:00 WIB
Resmi Diluncurkan Kembali, PSGJ Siap Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Kabupaten Cirebon
Sabtu 06-06-2026,13:31 WIB
Balita 2 Tahun Diduga Ditinggal Orang Tua di Masjid Gebangkulon, Warga Menanti Keluarga Datang
Sabtu 06-06-2026,18:27 WIB
Polres Cirebon Kota Gagalkan Distribusi 26 Unit Motor Curian ke Sumatera, Penadah Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,20:32 WIB
Forum Ekonomi Regional Jawa 2026: Perkuat Ekosistem Halal di Indonesia
Sabtu 06-06-2026,22:01 WIB
PSGJ Cirebon Kenalkan Skuad dan Jersey Baru di Stadion Watubelah, Ini Target Besarnya
Terkini
Minggu 07-06-2026,13:04 WIB
Hers Protex dan WINGS for UNICEF Edukasi Remaja Putri di Kabupaten Bandung agar Bebas Khawatir Saat Menstruasi
Minggu 07-06-2026,12:31 WIB
Ribuan Warga Antusias Ikuti Senam Bersama Siti Farida
Minggu 07-06-2026,12:01 WIB
Lagi Hits dan Ramai Pengunjung, Ini Daftar Tempat Wisata di Cirebon Terbaru 2026
Minggu 07-06-2026,11:37 WIB
11 Rumah Eks Bupati Cirebon Dilelang KPK, Mulai dari 400 Jutaan
Minggu 07-06-2026,11:30 WIB