MAJALENGKA - Pasca bencana pergerakan tanah beberapa pekan lalu yang menyebabkan rusaknya puluhan rumah, wilayah Desa Jerukleueut, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, sampai saat ini masih ditempati warga. Para pemilik rumah yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan tetap di lokasi semula, karena sampai saat ini belum ada tempat untuk relokasi yang disediakan pemerintah. Camat Sindangwangi, Andik Sujarwo AP MP mengatakan, bencana pergerakan tanah di Desa Jerukleueut saat ini sudah berhenti dan warga yang rumahnya terkena bencana mulai berbenah. Hanya saja, untuk memperbaiki rumah yang mengalami rusak parah, masyarakat menunggu bantuan dari pemerintah daerah maupun provinsi. “Alhamdulillah untuk pergerakan tanah di Desa Jerukleueut saat ini sudah berhenti dan warga yang rumahnya rusak berusaha sedikit-sedikit memperbaikinya. Hanya saja, untuk membangun kembali rumah yang mengalami kerusakan cukup parah, dibutuhkan bantuan dari berbagai pihak, terutama pemerintah daerah maupun provinsi,” jelas Camat Andik Sujarwo saat dihubungi via ponselnya, kemarin (8/3). Menurut Andik, bencana pergerakan tanah yang menimpa wilayah Desa Jerukleueut, disebabkan curah hujan yang turun terus-menerus setiap hari dan kondisi tanah yang labil. Selain itu juga di wilayah desa tersebut banyak warga yang memelihara kolam ikan di sekitar rumah atau kebunnya, dan hal itu dimungkinkan menjadi salah satu penyebab datangnya bencana. Untuk menghindari terjadinya kembali bencana pergerakan tanah, kata Andik, warga yang ada di Desa Jerukleueut saat ini dilarang memelihara kolam ikan, baik di sekitar rumah ataupun kebun yang berdekatan dengan pemukiman penduduk. Seluruh kolam milik warga yang semula menjadi salah satu usaha sampingannya, saat ini tidak dibolehkan lagi diairi atau harus dikeringkan semua, sehingga tidak lagi menjadi tempat menggenangnya air. Terkait perbaikan rumah rusak, tambah Andik, rusak berat sebanyak 12 unit, rusak sedang 10 unit, dan rusak ringan sebanyak 22 unit, saat ini menunggu bantuan dari pemerintah dan pihak lain yang peduli. Pemerintah daerah sendiri saat ini sedang mengupayakan bantuan dari Provinsi Jawa Barat dan kalau sudah ada bantuan, untuk pengerjaannya bisa dilakukan secara gotong royong bersama warga dan aparat, baik dari TNI, Polri dan yang lainnya. (eko)
Warga Jerukleueut Dilarang Pelihara Kolam
Minggu 09-03-2014,15:20 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,18:34 WIB
Mahasiswi Asal Bangka Barat Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Kos Cirebon
Selasa 28-07-2026,16:00 WIB
Wisata Kuliner Malam di Cirebon Makin Ramai, Area Parkir GTC Disulap Jadi Surga Jajanan
Selasa 28-07-2026,12:55 WIB
Niat Menepi Berujung Petaka, Truk Tersangkut Dahan hingga Pohon Raksasa Tumbang di Jalur Pantura Cirebon
Selasa 28-07-2026,16:34 WIB
Tak Ada Perbaikan Setelah Penundaan Gaji, Pemkot Pecat Salah Satu ASN
Terkini
Rabu 29-07-2026,12:00 WIB
Bertahun-tahun Tak Capai Target, DPRD Bongkar Masalah PAD Parkir Kota Cirebon
Rabu 29-07-2026,11:30 WIB
Kasus Febrie Adriansyah Makin Panas, Saut Situmorang: Masih Banyak Keanehan
Rabu 29-07-2026,11:28 WIB
Jalan Berdebu Saat Kemarau, Warga Cirebon Diimbau Segera Lakukan Pengaspalan
Rabu 29-07-2026,11:00 WIB
Kronologi ASN Kota Cirebon Dipecat Gara-gara Mangkir Kerja
Rabu 29-07-2026,10:30 WIB