KUNINGAN – Selebaran yang menjelek-jelekkan PDIP mulai beredar. Di dalamnya menyebutkan jika PDIP merupakan partai terkorup. Para kader PDIP Kuningan meminta agar Polri dan panwas mencari provokator penyebar black campaign (kampanye hitam) tersebut. Banyaknya selebaran yang menyudutkan posisi PDIP di sejumlah tempat dan kampung itu ditanggapi Wakil Ketua DPC PDIP Kuningan, Nuzul Rachdy SE. Menurutnya, masyarakat sekarang sudah melek informasi. Selebaran tersebut hanya sebuah cara untuk menyudutkan PDIP saja. “Selebaran itu hanya sebuah cara untuk menyudutkan PDIP. Karena sudah merasa PDIP sudah berada di ambang kemenangan,” kata pria yang biasa disapa Zul ini, kemarin (28/3). Alasannya, kata politisi asal Manis Kidul Jalaksana itu, Semua lembaga survey menempatkan posisi PDIP selalu berada pada posisi teratas. Baik popularitas maupun elektabilitasnya. Terlebih lagi dicalonkannya Jokowi sebagai calon presiden. “Ini membuat ketar-ketir partai lain yang sudah jauh-jauh hari menggadang-gadang capres,” ketusnya. Zul menyarankan, jika mau kampanye hitam jangan isu yang murahan. Karena tidak logis jika partainya sebagai oposisi, lalu disebut terkorup. “Yang biasa mengkorup kan partai yang ada di pemerintahan. Lagian setiap hari orang nonton TV oknum dari partai siapa saja yang sering ditayangkan. Ada Bank Century, Hambalang, kasus Banten, impor daging sapi, apa itu dari PDIP?” ucapnya dengan nada tinggi. Dia menduga, selebaran itu hanya bentuk ketakutan yang berlebihan dari partai-partai sebelumnya percaya diri bakal menang. Namun menjelang pemilu malah ditinggalkan konstituennya. Untuk itu ia menyarankan kepada para politisi agar menjual program saja ketimbang menyebarkan hasil survei abal-abal yang tidak jelas. “Kalau mau berkompetisi ya kita pintar-pintar lah menjual program. Bukan malah menyebarkan isu yang menjatuhkan,” sergah Zul. Pihaknya meminta aparat kepolisian dan panwas proaktif menindaklanjuti pelaku penyebar kampanye hitam tersebut. Sebelum pelaku ditangkap langsung oleh rakyat dan terjadi konflik horizontal, lebih baik aparat berwenang yang menangkapnya. (ded)
Selebaran PDIP Terkorup Beredar
Sabtu 29-03-2014,12:48 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,21:00 WIB
Resmi Diluncurkan Kembali, PSGJ Siap Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Kabupaten Cirebon
Sabtu 06-06-2026,18:27 WIB
Polres Cirebon Kota Gagalkan Distribusi 26 Unit Motor Curian ke Sumatera, Penadah Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,20:32 WIB
Forum Ekonomi Regional Jawa 2026: Perkuat Ekosistem Halal di Indonesia
Sabtu 06-06-2026,22:01 WIB
PSGJ Cirebon Kenalkan Skuad dan Jersey Baru di Stadion Watubelah, Ini Target Besarnya
Sabtu 06-06-2026,19:00 WIB
Imigrasi Bersih-Bersih, Jalur Cepat Izin Tinggal WNA Resmi Dihentikan
Terkini
Minggu 07-06-2026,16:00 WIB
Rekomendasi Mobil Seken dengan Harga di bawah 100 Juta Tahun 2026!
Minggu 07-06-2026,15:39 WIB
Xiaomi Akhirnya Rilis Xiaomi 17T Pro di Indonesia, Spek Dewa Harga Masih Masuk Akal
Minggu 07-06-2026,15:01 WIB
5 Rekomendasi Wisata Hits di Cirebon yang Wajib Dikunjungi!
Minggu 07-06-2026,14:38 WIB
Syarifatul Aliyah, Penulis Muda yang Terus Berkarya di Tengah Kesibukan Bekerja
Minggu 07-06-2026,14:03 WIB