MAJALENGKA – Ditemukannya nomor induk kependudukan (NIK) milik para pemilih pemilu yang ganda sebanyak puluhan ribu dalam sistem informasi database pemilih (Sidalih) Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, sedang divalidasi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Plt Kepala Disdukcapil Majalengka Aeron Randi AP MP melalui Sekretaris Disdukcapil Drs Oman Suratman MSi mengatakan, pihaknya heran dengan ditemukannya NIK ganda sebanyak 21.343 tersebut. Pasalnya, mereka tidak pernah merasa menerbitkan NIK yang sama untuk dua orang atau lebih. Namun, dari data NIK ganda yang divalidasi tersebut memang ada NIK ganda dari dua hingga lima orang pemilih. “Saya juga tidak tahu bisa ada yang dobel-dobel begini. Karena setiap menerbitkan NIK itu, pasti beda angkanya, karena ada kode untuk kecamatan, desa/kelurahan, dan tanggal lahir penduduk yang bersangkutan,” ujarnya. Menurutnya, dia mengaku jika angka NIK penduduk tidak ada yang ganda. Malahan, pada data yang diterima dari KPU, penduduk yang NIK-nya ganda tersebut, ternyata adalah nama orangnya yang sama, namun berbeda alamat atau tanggal lahirnya. “Jadi setelah diperiksa, ternyata yang NIK-nya sama itu ya orangnya memang sama namanya, hanya mungkin ada beda di tanggal lahir atau alamatnya saja. Tapi, ketika dicocokkan dengan database kependudukan, pemilik NIK itu cuma satu orang. Dan kita hanya rekomendasikan NIK itu cuma punya satu orang,” ujarnya. Di samping itu, kata dia, data pemilih untuk pileg dan pilpres, data awal dari daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4), memang bukan produk dari Disdukcapil Kabupaten Majalengka. Itu merupakan produk dari kemendagri yang diserahkan ke KPU RI. Jadi, pihaknya tidak tahu menahu soal adanya NIK ganda dari data pemilih yang terbaca pada portal Sidalih KPU RI. “Yang kita lakukan sekarang hanya membantu KPU untuk memvalidasi ulang NIK pemilih tersebut dengan menyandingkan data dari mereka dengan data yang ada di kita. Nantinya, hasil validasi itu kita serahkan lagi ke KPU. Jadi, tidak ada proses pencoretan atau penerbitan NIK baru bagi pemilih yang sudah terdaftar di KPU karena kita tidak berwenang melakukan pencoretan atau penerbitan NIK baru,” ujar dia dibenarkan Kabid data dan informasi kependudukan Ardi Nugraha SH. Yang membuat heran pihaknya lagi, adalah pada perjalanan proses pemutakhiran data pemilih yang dilakukan oleh jajaran KPU, PPK sampai dengan PPS. “Harusnya kalau ada indikasi NIK ganda yang jumlahnya tidak sedikit itu, mestinya kan terdeteksi dari awal waktu data penduduk tersebut dimutakhirkan menjadi data pemilih oleh jajaran KPU. Kok baru terdeteksi sekarang,” sebutnya. Malahan, kata dia, yang terdeteksi awal pada waktu itu hanya berupa NIK invalid, atau nama penduduk pemilih yang belum ada NIK-nya, atau yang angka NIK-nya tidak sesuai standar sebanyak 16 digit. Namun, persoalan NIK invalid pada waktu itu berhasil terselesaikan dengan cara menginput NIK milik penduduk pemilih pada database kependudukan ke database penduduk pemilih milik KPU. (azs)
Disdukcapil Tidak Terbitkan NIK Ganda
Rabu 02-04-2014,11:11 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 28-09-2026,12:42 WIB
Pasar Hijau Cikomboy Desa Matangaji Cirebon: Dari Potensi Alam Matangaji Menjadi Nilai Ekonomi
Senin 28-09-2026,14:52 WIB
Mudah Dirawat & Punya Tampilan Menarik, Ini 6 Tanaman Hias Daun untuk Menghiasi Teras Depan Rumah
Senin 28-09-2026,16:54 WIB
7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan: Penjelasan Kurkumin, Gula Darah hingga Jantung
Senin 28-09-2026,12:59 WIB
7 Tanaman Hias Berbunga Cantik, Ada yang Harum, Tahan Teduh dan Cocok Mempercantik Rumah
Senin 28-09-2026,15:45 WIB
Hendra Candra Bantah Isu Transaksi Suap dan Penurunan Jabatan Pegawai PDAM Cirebon
Terkini
Selasa 29-09-2026,12:00 WIB
Dinsos Kota Cirebon Dorong Perekrutan Agen Perlinsos untuk Perkuat Data Penerima Bansos
Selasa 29-09-2026,11:33 WIB
Tabungan Rekening Harian vs Rekening Pokok: Begini Cara Membatasi Pengeluaran
Selasa 29-09-2026,11:22 WIB
Perlukah Upgrade ke Laptop AI 2026? Ini Fitur dan Spesifikasi yang Perlu Diperhatikan
Selasa 29-09-2026,10:56 WIB
Perairan Masalembo, Disebut ‘Segitiga Bermuda’ Indonesia, Lokasi Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Selasa 29-09-2026,10:54 WIB