INDRAMAYU – Warga Blok Manunggal, Desa Pekandangan Kecamatan Indramayu mengeluhkan tumpukan sampah yang ada di saluran irigasi. Mereka mengeluhkan bau busuk yang menyengat dari tumpukan sampah tersebut. Seperti diungkapkan Purnomo (40), warga setempat. Menurutnya, tumpukan sampah sudah ada sejak satu bulan terakhir dan lama-kelamaan bau sampah terus menyengat dan menusuk hidung. Akibat bau yang terus menyengat, aktivitas warga menjadi terganggu. “Akibat banyaknya tumpukan sampah, warung yang lokasinya dekat tumpukan sampah juga sudah tutup sejak dua minggu lalu karena pembeli juga enggan datang,” kata dia. Keluhan senada juga diungkapkan Fatimah (60), warga lainnya. Ia juga terpaksa menutup warung nasinya karena bau tidak sedap dari tumpukan sampah. “Orang jadi gak mau beli nasi di warung saya, karena bau sampah. Padahal biasanya warung saya cukup ramai pembeli,” ujarnya. Pantauan koran ini, tumpukan sampah di saluran irigasi di jalan raya Indramayu-Jatibarang atau tepatnya di Blok Manunggal Desa Pekandangan tersebut, terlihat di ruas jalan sepanjang 300 meter. Warga mengaku sudah melaporkan kepada ketua RT serta kepala desa setempat. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut dari aparat desa setempat. Tumpukan sampah tersebut, berada di tiga RT yakni RT 4, RT 19, dan RT 20 Desa Pekandangan. Kesehatan ratusan warga di tiga RT tersebut terancam, karena bau menyengat yang menusuk hidung dan mengganggu saluran pernafasan. Tumpukan sampah tersebut diduga kiriman dari wilayah Jatibarang. Namun, saat berada di wilayah Desa Pekandangan, tumpukan sampah tersebut tersumbat dan menumpuk di sejumlah titik. Warga juga memprediksi, sumbatan aliran air di saluran irigasi ini, karena adanya sistem buka-tutup. “Kalau airnya mengalir, tumpukan sampah tidak akan menggunung di lokasi kami,” kata dia. Sementara itu, Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air, Pertambangan dan Energi (PSDA Tamben) Kabupaten Indramayu, Dikdik Sudikna mengakui, tumpukan sampai di lokasi saluran irigasi serta sungai merupakan kewenangan dinas PSDA Tamben kabupaten Indramayu. “Kewenangannya ada di kita, namun kita terkendala anggaran untuk melakukan pembersihan material atau sampah dari saluran irigasi,” kata dia. (oet)
PSDA Tamben Terkendala Anggaran
Kamis 03-04-2014,11:14 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 28-09-2026,12:42 WIB
Pasar Hijau Cikomboy Desa Matangaji Cirebon: Dari Potensi Alam Matangaji Menjadi Nilai Ekonomi
Senin 28-09-2026,14:52 WIB
Mudah Dirawat & Punya Tampilan Menarik, Ini 6 Tanaman Hias Daun untuk Menghiasi Teras Depan Rumah
Senin 28-09-2026,16:54 WIB
7 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan: Penjelasan Kurkumin, Gula Darah hingga Jantung
Senin 28-09-2026,12:59 WIB
7 Tanaman Hias Berbunga Cantik, Ada yang Harum, Tahan Teduh dan Cocok Mempercantik Rumah
Senin 28-09-2026,15:45 WIB
Hendra Candra Bantah Isu Transaksi Suap dan Penurunan Jabatan Pegawai PDAM Cirebon
Terkini
Selasa 29-09-2026,12:00 WIB
Dinsos Kota Cirebon Dorong Perekrutan Agen Perlinsos untuk Perkuat Data Penerima Bansos
Selasa 29-09-2026,11:33 WIB
Tabungan Rekening Harian vs Rekening Pokok: Begini Cara Membatasi Pengeluaran
Selasa 29-09-2026,11:22 WIB
Perlukah Upgrade ke Laptop AI 2026? Ini Fitur dan Spesifikasi yang Perlu Diperhatikan
Selasa 29-09-2026,10:56 WIB
Perairan Masalembo, Disebut ‘Segitiga Bermuda’ Indonesia, Lokasi Kapal Virgo Transport 8 Tenggelam
Selasa 29-09-2026,10:54 WIB