"Mereka yang kami minta keterangannya itu adalah teman sebaya dan teman bermain korban. Sejauh ini tidak ada motif kesengajaan, karena posisinya mereka sedang bermain," katanya.
BACA JUGA:Cara Jitu Dedi Mulyadi Tanggulangi Desa Miskin di Jawa Barat, Ini Dia!
Kapolres Cirebon Kota menjelaskan, cairan alkohol tersebut berasal dari gudang salah satu promotor farmasi.
"Alkohol itu didapat anak-anak dari salah satu tempat penyimpanan (gudang) barang milik salah promotor perusahaan farmasi," jelasnya.
Dijelaskan lebih lanjut, kondisi gudang tersebut memang tidak dalam kondisi terkunci sehingga mudah dimasuki oleh orang-orang.
"Dan memang ini alkohol masih berupa bahan 90 persen dan sangat gampang tersambar api. Karena gudang itu tidak terkunci, maka alkohol itu diambil anak-anak untuk bermain," jelasnya.
BACA JUGA:195.849 Jemaah Lunasi Biaya Haji Reguler 1446 H
BACA JUGA:Masih Ada Penolakan, Keluarga Besar Keraton Kasepuhan Akhirnya Bisa Masuk ke Makam Gunung Jati
Mantan Kasat Lantas Polrestabes Bandung ini menambahkan, pihaknya juga akan memanggil promotor perusahaan farmasi tersebut untuk dimintai keterangannya.
Pantauan RadarCirebon.Com, Kapolres Cirebon AKBP Eko Iskandar bersama pejabat Polres Cirebon Kota menjenguk langsung EA bocah korban terbakar setelah tersiram cairan alkohol.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.
Kedatangan Kapolres Cirebon Kota bersama rombongan diterima langsung oleh Direktur RSD Gunung Jati dan jajaran direksi serta sejumlah dokter.
Dalam kunjungannya tersebut, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memberikan bingkisan kepada korban.