Warga Cirebon Timur Bakal Kembali Demo Jalan Rusak, Ini Waktunya

Sabtu 12-04-2025,15:06 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Asep Kurnia

Oleh karena itu, pihaknya terpaksa menggelar demo guna memberi teguran kepada pimpinan di pemerintahan daerah.

"Aksi ini kita gelar sebagai aksi murni peduli terhadap persoalan sosial masyarakat. Dimana masyarakat Cirebon Timur selama bertahun-tahun tidak memperoleh jalan yang baik," kata H Dade.

Dijelaskan lebih lanjut, kondisi jalan rusak di wilayah Cirebon Timur, sudah terjadi selama bertahun-tahun.

H Dade mengungkapkan, sejak tahun 2018 masyarakat Cirtim sudah tidak lagi menikmati jalan mulus seperti di wilayah lain.

BACA JUGA:Diguyur Hujan, Demo Jalan Rusak Cirebon Timur Tetap Digelar, Begini Kondisinya

"Tahun 2022, Pak Bupati (Imron) pernah menjanjikan ini (perbaikan). Kenapa tahun 2022 menjanjikan? Karena memang kerusakan sudah terjadi sebelumnya, pada tahun 2018 jalan ini sudah rusak," ucap H Dade kepada awak media.

Lama dibiarkan rusak, sambung H Dade, membuat warga kini sudah tidak lagi sabar hingga menggelar aksi demo.

H Dade menambahkan, pihak Pemkab Cirebon sudah memberikan janji bakal ada perbaikan jalan di bulan Agustus mendatang.

Namun begitu, aksi demo yang dilakukan warga Cirtim kali ini, merupakan bentuk peringatan kepada Pemkab Cirebon agar janji tersebut ditepati.

"Hari ini kita turun (Demo) dan memang kita sudah mendapat jaminan dari Pemerintah Daerah bahwa perbaikan akan dilaksanakan. Tetapi kita tekankan sekali lagi, itu baru rencana, sehingga kita kawal agar rencana itu bisa terlaksana," tegas H Dade.

Seperti diketahui, warga Cirebon Timur menggelar aksi demo buntut jalan rusak yang tidak segera diperbaiki di wilayah mereka.

Sejak Sabtu, 12 April 2025 pagi, warga sudah bersiap. Mereka melakukan demo dengan cara konvoi mengendari sepeda motor menuju beberapa titik yang sudah ditentukan.

Guyuran hujan yang turun sejak pagi hari, tidak memyurutkan warga untuk tetap menggelar aksi protesnya.

Bahkan, hujan yang turun menjadi pelengkap saat demo digelar, karena kondisi jalanan yang rusak terlihat semakin parah.

Jalan dengan kondisi lubang menganga, menjadi mirip kolam ikan karena terisi oleh air hujan yang turun sejak kemarin sore.

Air berwarna coklat karena bercampur lumpur itu, sesekali dipakai peserta demo untuk mengguyur peserta lain.

Kategori :