JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan Jafar menyatakan, perolehan suara partainya pada Pileg 2014 ini mengalami kenaikan 100 persen dibanding dengan pemilihan umum sebelumnya. Hal ini diketahui berdasarkan hasil hitung cepat sementara yang menempatkan PKB di posisi empat atau lima. Marwan menyatakan, dengan adanya kenaikan suara tersebut membuat PKB berpotensi menjadi penentu koalisi. \"PKB mengalami kenaikan 100 persen dibanding pemilu sebelumnya, ini potensial menjadi penentu koalisi di Pilpres mendatang,\" kata Marwan dalam siaran pers, Rabu (9/4). Menurut Marwan, kenaikan suara PKB disebabkan karena beberapa faktor. Pertama, adanya kerja keras segenap pengurus partai, baik pusat sampai di tingkat ranting, dukungan para kader dan simpatisan partai dan kerja-kerja konkrit partai yang dirasakan langsung oleh rakyat. \"Kita sangat berterima kasih, sekaligus mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kerja keras dan dukungan mereka kepada PKB,\" ujar Marwan. Faktor kedua, lanjut Marwan, adanya kepemimpinan Muhaimin Iskandar yang piawai melakukan komunikasi dan merangkul tokoh-tokoh nasional dan pihak lain yang dapat menggairahkan dalam berpartai di PKB. Ketiga, lanjut Marwan, adanya dukungan dan kerjasama yang intensif dan efektif dengan NU, Muslimat, Fatayat dan badan otonom lainnya. \"Kita patut bersyukur atas prestasi ini untuk lebih giat lagi mengembangkan partai di waktu mendatang,\" tandas Marwan. Sementara itu, ahli statistik politik dari Charta Politik, Arya Fernandes menilai PDIP paling memungkinan berkoalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Pasalnya PKB memiliki basis yang kuat di Jawa Timur. \"Paling memungkinkan berkoalisi dengan PKB. PKB punya basis yang kuat di Jawa Timur, dan PDIP juga butuh dukungan Nahdlyyin,\" kata Arya, Rabu (9/4). Marwan Jafar menyatakan, partainya baru akan memikirkan soal koalisi setelah penghitungan suara selesai. Meski demikian, PKB saat ini sudah menjalin komunikasi dengan partai lain mengenai koalisi. Namun pembicaraan itu masih dilakukan secara informal. \"Kalau informal sudah, tapi formalitas dan konkretnya setelah penghitungan suara selesai semua dan ada muspimnas,\" ujar Marwan. Hal senada disampaikan Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain. Menurutnya, PKB menunggu hasil akhir perolehan suara terlebih dahulu. Baru setelah itu membicarakan koalisi. \"Yang pasti berkoalisi untuk mengusung capres-cawapres,\" tandasnya. (gil/jpnn)
PKB Merasa jadi Penentu Koalisi
Kamis 10-04-2014,11:07 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 18-03-2026,14:41 WIB
Pemudik Jadi Sasaran Debt Collector, Polisi Bertindak Cepat di Cirebon: Aksi Perampasan Digagalkan
Rabu 18-03-2026,12:07 WIB
Kecelakaan Beruntun di Simpang Pemuda Cirebon, Pemudik Hamil Luka-luka
Rabu 18-03-2026,17:01 WIB
Motif Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Simak Penjelasan TNI
Rabu 18-03-2026,07:01 WIB
Penentuan 1 Syawal 1447 H, Kemenag Kota Cirebon Pantau Hilal di Gebang
Rabu 18-03-2026,12:33 WIB
Arus Mudik Alami Perlambatan di Tol Cipali KM 129, Ini Penyebabnya
Terkini
Kamis 19-03-2026,05:29 WIB
Pohon Besar Tumbang di Rumah Dinas Walikota Cirebon, Nyaris Timpa Area Sekitar
Kamis 19-03-2026,05:00 WIB
Unik! Polisi Cirebon Bagi Takjil dan Boneka untuk Pemudik di Pos Pam Pemuda
Kamis 19-03-2026,04:30 WIB
Promo Lebaran! Pajak Kendaraan di Jawa Barat Diskon 10 Persen
Kamis 19-03-2026,04:03 WIB
Pantura Cirebon Padat Jelang Lebaran 2026, Polisi Siapkan 4 Titik Pengamanan
Kamis 19-03-2026,03:31 WIB