KUNINGAN – Dengan dalih menunggu pleno, semua lembaga yang berkaitan dengan pileg enggan untuk mengeluarkan data perolehan suara. Padahal, beberapa kalangan menilai, sejumlah lembaga sudah mengantongi perolehan suara sementara. Baik KPU maupun panwaslu tidak mau membuka hasil perolehan suara sementara. Mereka beralasan, rapat pleno tingkat PPK masih berjalan, ditambah alasan pleno KPU belum digelar. Sementara di lapangan berbagai indikasi kehilangan suara mulai merebak. “Kami tidak mengeluarkan data perolehan suara sementara sampai pleno KPU digelar,” kata Asep Fauzi, salah seorang komisioner KPU kala dikonfirmasi. Sama halnya dengan panwaslu. Ujang Abdul Aziz selaku ketua, tidak mau memberikan data perolehan suara sementara. Dia mengajak wartawan untuk menunggu hasil rapat pleno KPU. Selain KPU dan panwaslu, Desk Pileg pun tidak mau memberikan data perolehan suara sementara kepada wartawan. Beda dengan pemilihan bupati beberapa bulan silam, Desk Pilkada buru-buru mengeluarkan data sore hari setelah pencoblosan. Fungsionaris Desk Pileg H Suraja MSi yang kebetulan menjabat Asda I Bidang Pemerintahan Setda mengaku, tidak punya kewenangan untuk mengeluarkan data pileg. “Kalau mau info hasil pileg, lebih baik ke KPU, kami tidak punya kewenangan,” jawab Suraja kala dikonfirmasi. Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa, Desk Pileg hanya bertugas sebagai fasilitator. Mengenai hasil merupakan kewenangan penyelenggara pemilu. KPU, imbuh dia, ialah lembaga yang berkompeten dalam mengeluarkan data tersebut. Meski demikian, beberapa ketua dan pengurus parpol bersikap terbuka dalam mengeluarkan data sementara hasil pileg versi mereka. Sebagian besar mengklaim bahwa partainya memperoleh suara cukup signifikan. Tak heran jika muncul hitung-hitungan perolehan kursi tiap parpol. Untuk PDIP, misalnya, diperoleh informasi hanya berhasil memperoleh antara 12-13 kursi. Kemudian Partai Golkar antara 8-9 kursi yang sama dengan pencapaian PAN. Partai Gerindra optimis dengan raihan 5 kursi. Raihan kursi yang sama juga diperkirakan oleh PKB dan PKS dengan angka kisaran 4-5 kursi. Tidak mau kalah dengan Gerindra, PKB dan PKS, partai berlambang kakbah pun memperkirakan perolehan kursi antara 4-5 buah. Sama halnya dengan Partai Demokrat yang mempunyai harapan 7 kursi. Sedangkan Partai Nasdem kemungkinan hanya mendapatkan 1 sampai 2 kursi. Untuk PBB, PKPI dan Hanura, bisa mendapatkan 1 kursi atau tidak sama sekali. (ded)
Data Pileg Sulit Diakses
Selasa 15-04-2014,11:03 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 06-06-2026,21:00 WIB
Resmi Diluncurkan Kembali, PSGJ Siap Kembalikan Kejayaan Sepak Bola Kabupaten Cirebon
Sabtu 06-06-2026,18:27 WIB
Polres Cirebon Kota Gagalkan Distribusi 26 Unit Motor Curian ke Sumatera, Penadah Ditangkap
Sabtu 06-06-2026,20:32 WIB
Forum Ekonomi Regional Jawa 2026: Perkuat Ekosistem Halal di Indonesia
Sabtu 06-06-2026,22:01 WIB
PSGJ Cirebon Kenalkan Skuad dan Jersey Baru di Stadion Watubelah, Ini Target Besarnya
Sabtu 06-06-2026,19:00 WIB
Imigrasi Bersih-Bersih, Jalur Cepat Izin Tinggal WNA Resmi Dihentikan
Terkini
Minggu 07-06-2026,13:30 WIB
Grage City Mall Resmi Bertransformasi Jadi Grage City Hub
Minggu 07-06-2026,13:17 WIB
Landcruiser Terbakar di Tol Palikanci, Diduga Korsleting Kelistrikan
Minggu 07-06-2026,13:15 WIB
BULOG Cirebon Percepat Bantuan Pangan dan GPM untuk Kendalikan Harga Beras
Minggu 07-06-2026,13:04 WIB
Hers Protex dan WINGS for UNICEF Edukasi Remaja Putri di Kabupaten Bandung agar Bebas Khawatir Saat Menstruasi
Minggu 07-06-2026,12:31 WIB