TEGAS! Hotman Paris Minta KDM dan Bupati Kuningan Copot Direksi RSUD Linggajati

Sabtu 12-07-2025,13:54 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Yuda Sanjaya

Tak hanya itu, dirinya menuturkan, pihaknya akan melayangkan gugatan pidana dan gugatan perdata kepada semua pihak terkait, termasuk susunan direksi rumah sakit.

"Disamping laporan pidana juga akan melakukan gugatan perdata kepada semua pihak terkait, termasuk kepada semua susunan direksi Rumah Sakit Linggarjati Kuningan agar semua dicopot," tegasnya.

Sementara itu, orang tua bayi pasangan Andi dan Irmawati, sengaja datang ke Jakarta untuk menemui Hotman Paris Hutapea, Sabtu 12 Juli 2025.

Pasangan suami istri asal Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, ini, meminta bantuan Hotman Paris dalam kasus yang menimpa mereka.

Ditemani Direktur Kresna Law, Raden Reza Pramadia yang merupakan tim Hotman 911, Andi dan Irmawati diterima oleh Hotman Paris untuk melakukan konferensi pers di sebuah cafe ternama di Jakarta.

Sambil menggunakan kursi roda, Irmawati ibu dari bayi yang meninggal itu, memberikan keterangan kepada awak media.

Bersama suaminya, Irmawati sengaja datang ke Jakarta untuk bertemu Hotman Paris. 

Dirinya meminta bantuan agar keadilan untuk bayinya yang meninggal dunia diduga karena kelalaian dari pihak rumah sakit, bisa diteggakan.

"Saya datang jauh-jauh dari Kuningan untuk bertemu Pak Hotman, supaya mendapatkan keadilan atas meninggalnya bayi saya yang dilalaikan di Rumah Sakit Kuningan," ucap Irmawati sambil menahan tangis, Sabtu 12 Juli 2025.

Dijelaskan Irmawati, saat dirinya datang ke rumah sakit, pihak medis tidak langsung melakukan tindakan atas kandungan yang sudah mengalami pecah air ketuban.

Dari pengakuan Irmawati, pihak rumah sakit baru melakukan tindakan setelah dua hari menunggu dengan kondisi air ketuban terus keluar.

"Dengan kondisi pecah ketuban tidak langsung ditangani, harus nunggu dulu dua hari baru dilakukan tindakan operasi cesar," ungkapnya.

Namun tindakan yang dilakukan pihak rumah sakit sudah terlambat, bayi dalam kandungan Irmawati diketahui sudah meninggal dalam kandungan.

"Sampai akhirnya bayi saya meninggal dalam kandungan," ucap Irmawati.

Dengan menemui Hotman Paris, Irmawati berharap bisa mendapatkan keadilan atas meninggalnya bayi yang sudah dinantinya selama 7 tahun tersebut.

Tindakan terlambat yang dilakukan pihak rumah sakit, dinilainya menjadi penyebab bayi yang dikandungnya terlahir tanpa nyawa.

Kategori :