Ia menegaskan, tidak ada pesta seks yang melibatkan banyak orang sebagaimana yang tersiar di media sosial.
Menurutnya, perempuan tersebut dipesan oleh Mr. J melalui aplikasi. Rumah tempat kejadian juga diketahui bukan milik Mr. J, melainkan milik rekannya yang sedang berada di luar kota.
"TKA sudah dikembalikan kepada temannya. Sebetulnya rumah tersebut dikontrak oleh temannya yang sedang berada di luar kota."
"Kemudian dia (Mr. J) melakukan hal tersebut saat temannya tidak berada di tempat. Intinya ini bukan pesta sex," jelas Kapolsek Pabedilan.
Pihak perusahaan yang disebut dalam isu ini, yakni PT Longrich, juga turut memberikan klarifikasi.
Humas PT Longrich, Dody, menjelaskan bahwa TKA tersebut bukanlah karyawan perusahaan, melainkan tenaga kerja luar yang sedang ditugaskan untuk pekerjaan teknis.
"Kami sudah crosscheck. TKA tersebut bukan karyawan PT Longrich. Jadi, dia itu suplayer mekanik, sedang ada pekerjaan mesin di sini," jelasnya. (*)