KUNINGAN – Program seribu kobong yang digulirkan Pemprov Jabar ternyata misterius. Meskipun secara angka diketahui senilai Rp5,185 miliar untuk Kuningan, namun Pemkab Kuningan mengaku tidak mengelola dana tersebut. Pemkab hanya menerima penyerahan dana seribu kobong secara simbolis oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, sewaktu tarawih keliling di Masjid Agung Sumber Cirebon 2013 silam. Dari keterangan yang diperoleh Radar, program tersebut dicanangkan pada 2013 lalu. Namun untuk realisasinya sudah melampaui tahun anggaran. Ini banyak ditemukan di sejumlah pondok pesantren yang tersebar di berbagai kecamatan. Sumber Radar menyebutkan, tiap ponpes menerima alokasi dana program seribu kobong variatif. Kisarannya mencapai Rp100 juta per ponpes. Namun dalam penyaluran dana tersebut disinyalir terdapat penyunatan oleh oknum. Hingga saat ini belum diketahui siapa oknum yang melakukannya. “Pengurus ponpes ngakunya tidak menerima secara utuh. Ada potongan sekitar 30 persen. Tapi saya juga tidak tahu persis siapa oknumnya, apakah pengurus ponpes atau pihak lain yang menyalurkan dana tersebut,” ujar sumber Radar yang enggan disebutkan namanya itu, kemarin (24/4). Sumber ini mengetahui data akurat terkait dugaan penyunatan tersebut. Namun dirinya mewanti-wanti agar identitasnya dirahasiakan. Begitu pula ponpes-ponpes mana yang menjadi objek temuannya. Ketika Kabag Kesra Setda Drs H Toto Toharudin MPd dikonfirmasikan, mengakui adanya program 1.000 kobong. Bahkan dirinya tahu gubernur Jabar menyerahkan simbolisasi kucuran dana tersebut saat tarawih keliling di Masjid Agung Sumber Cirebon 2013 lalu. Para pejabat sewilayah III Cirebon hadir pada saat itu berikut unsur muspidanya. “Pak Gubernur sendiri yang menyerahkan secara simbolisnya kepada Pak Sekda (Drs H Yosep Setiawan MSi, red). Angkanya untuk Kuningan senilai Rp5,185 miliar. Kalau tidak salah angka untuk Majalengka pun sama. Sedangkan Indramayu nilainya di bawah Kuningan,” terang Toto menceritakan. Hanya saja, untuk realisasi selanjutnya dirinya selaku SKPD terkait, sama sekali tidak tahu. Bahkan untuk data penerima bantuannya saja Toto tidak memegangnya. Saat ditanyakan kepada Pemprov Jabar, data tersebut tidak diberikan oleh Pemprov Jabar. “Sama sekali saya tidak tahu siapa penerimanya dan penyalurnya siapa. Justru saya sedang protes kenapa saya sebagai SKPD terkait tidak dilibatkan. Ketika saya nanya data penerima pun tidak dikasih,” ungkapnya. Kapan realisasi program itu pun Toto mengaku tidak tahu, lantaran tidak diberikan informasi. Apalagi sampai muncul kabar adanya indikasi penyunatan terhadap dana tersebut. Yang jelas jika benar ada penyunatan, menurut dia, sangat keterlaluan. “Bagaimana saya tahu ada penyunatan, penerima bantuannya pun saya tidak dikasih tahu. Ironisnya, justru waktu itu ada penyerahan simbolis secara resmi. Tapi kok selanjutnya kami tidak dilibatkan. Padahal ini tupoksi bagian kesra,” ketus mantan kabidpora di disdikpora itu. (ded)
Dana Rp5,1 Miliar Misterius
Jumat 25-04-2014,13:30 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 28-07-2026,06:40 WIB
7 Mobil Bekas MPV 7 Seater Pas Buat Keluarga, Kabin Lega Performa Bandel, Harga Turun Signifikan
Selasa 28-07-2026,11:09 WIB
Rekomendasi Mobil MPV Bekas 50 Jutaan Paling Laris 2026, Kabin Luas, Muat 7 Penumpang, Cocok untuk Keluarga
Selasa 28-07-2026,04:49 WIB
Tolak Naturalisasi Mentah-mentah, Pascal Struijk Pemain Keturunan Indonesia Tutup Peluang Gabung Timnas
Selasa 28-07-2026,06:39 WIB
Deretan 5 Mobil Bekas MPV 7 Seater Paling Tangguh, Performa 2000cc, Tenaga Gede Torsi Melimpah
Selasa 28-07-2026,09:48 WIB
Prediksi Shio Pembawa Keberuntungan Terbaru, Ada 5 Shio yang Diprediksi Paling Hoki Hari Ini
Terkini
Rabu 29-07-2026,04:21 WIB
Topskor Piala AFF 2026 Dipegang Oleh Mitchell Baker dan Nguyen Dinh Bac, Berikut Daftar Pemainnya
Rabu 29-07-2026,04:19 WIB
Usai Taklukkan Kamboja 5-1, Ini Skenario Baru Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, Semakin Realistis!
Rabu 29-07-2026,04:19 WIB
Menarik Banget! Ini Deretan 7 Mobil Bekas MPV Harga 50 Jutaan, Tahun Lawas Performa Masih Buas
Rabu 29-07-2026,04:01 WIB