Program ini sejalan dengan filosofi masyarakat Sunda — silih asah, silih asih, silih asuh — yang menekankan pentingnya saling membantu dan menghargai. Eman Suherman menilai nilai-nilai tersebut harus menjadi semangat dasar dalam pelaksanaannya di tingkat lokal.
“Ini gerakan yang sangat baik untuk membangun solidaritas masyarakat. Tapi mari kita jalankan dengan hati, dengan kesadaran, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua,” pungkasnya.