Masuk babak kedua, Timnas Indonesia senantiasa menghasilkan peluang ke pertahanan Irak selama babak kedua berjalan 10 menit.
Kendati demikian, Irak perlahan bisa mengambil kendali permainan. Kesabaran mereka dalam mengontrol bola kerap memberikan ancaman ke pertahanan Indonesia.
Lagi-lagi, Timnas Indonesia mendapatkan peluang emas, Kevin Diks mendapatkan bola liar di kotak penalti Irak pada menit ke-64. Tapi, tembakan dilepaskan Diks masih bisa ditangkap Jalal Hassan.
Malapetaka terjadi usai Rizky Ridho membuat blunder dalam mengontrol bola.
Penguasaan bola kemudian pindah di kaki Irak yang berbuah gol dari Zidane Iqbal di menit ke-75.
Memasuki injury time, Irak harus ikuti keputusan wasit dengan bermain 10 orang. Zaid Tahseen Hantoosh mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Diks.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia gagal mencetak gol balasa. Segala upaya Garuda tak mampu menembus pertahanan Irak. (*)