Wapres Gibran Diskusi Langsung dengan Nelayan Saat Mampir di Desa Citemu Cirebon

Kamis 23-10-2025,20:01 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Moh Junaedi

Masalah lain yang diungkap adalah soal utang nelayan kepada bakul atau tengkulak. Abdul menilai banyak nelayan terjebak bunga pinjaman tinggi. 

Ia mengusulkan agar pemerintah memfasilitasi akses pinjaman ke lembaga resmi seperti koperasi atau bank dengan sistem pembayaran menyesuaikan penghasilan nelayan.

“Kalau nelayan sedang tidak melaut karena cuaca buruk, cicilannya bisa ditunda. Kalau panen ikan bagus, baru bayar seperti sistem di pertanian,” katanya.

BACA JUGA:Alfamart Sahabat Posyandu Kembali Hadir di Cirebon

Wapres Gibran mendengarkan setiap keluhan dengan serius. Menurut Abdul, dalam pertemuan itu Gibran langsung menginstruksikan Wakil Gubernur dan Wakil Bupati untuk menindaklanjuti beberapa usulan warga.

“Beliau minta pemerintah daerah segera menindaklanjuti persoalan infrastruktur dan akses ekonomi nelayan,” tuturnya.

Bagi warga, kunjungan Gibran ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan harapan baru agar perhatian pemerintah pusat lebih nyata dirasakan masyarakat pesisir.

“Kami ingin ada perubahan nyata, bukan janji. Mudah-mudahan aspirasi kami benar-benar direspons,” ucap Abdul dengan nada berharap.

Usai berdialog sekitar 30 menit, Gibran berpamitan. Sebelum meninggalkan lokasi, ia kembali menyalami warga, membagikan kaos dan buku untuk anak-anak. 

Sorak-sorai dan senyum bahagia warga mengiringi langkahnya meninggalkan dermaga, meninggalkan kesan mendalam di hati masyarakat nelayan Citemu.

Kunjungan ke Kampung Nelayan Citemu menjadi salah satu agenda kerja Gibran di Cirebon. 

Pada malam harinya, wapres dijadwalkan mengunjungi Pondok Pesantren Buntet, dan esoknya meninjau Sekolah Rakyat serta Pasar Jagasatru Kota Cirebon. (rdh)

Kategori :