LOHBENER - Kerusakan jalan di jalan raya pasar Bangkir yang terletak di Desa Rambatan Kulon Kecamatan Lohbener, semakin parah. Lubang jalan dengan diameter cukup besar dan dalam dikeluhkan para pengguna jalan. Selain menghambat arus lalu lintas, rusaknya jalan juga mengganggu aktivitas perdagangan dan pengunjung pasar tersebut. Masyarakat berharap agar perbaikan jalan dapat segera dilakukan. Pantauan Radar, Selasa (6/5), menunjukkan setiap kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus memilih aspal yang masih bisa dilalui. Tidak jarang, pengemudi juga memilih keluar dari badan jalan yang semestinya digunakan untuk pejalan kaki yang kebanyakan merupakan pengunjung pasar. Kondisi tersebut jelas sangat membahayakan. Selain membahayakan keselamatan pejalan kaki, kendaraan roda dua juga kerap tergelincir akibat terperosok di jalan yang berlubang. “Kondisi ini sudah cukup lama terjadi. Sebagai pengguna jalan yang setiap hari melintas, saya tentu berharap agar kerusakan jalan ini bisa segera diperbaiki,” harap Bukhori (33), salah seorang warga. Sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas, warga setempat memasang keranjang-keranjang bekas yang diletakkan untuk menutupi lubang-lubang jalan yang dalam dan semakin membesar itu. Antrean kendaraan kerap terjadi lantaran kendaraan-kendaraan yang melintas harus bergantian merasakan rusaknya jalan yang mereka lalui. Kemacetan kerap terjadi saat kendaraan besar harus memperlambat laju untuk menghindari jalan yang berlubang itu. Kendaraan besar juga sering melintas karena jalan tersebut merupakan akses menuju jalur utama pantura. “Kemacetan parah itu hampir terjadi setiap hari, terutama saat jam berangkat dan pulang kerja. Terlebih saat hari pasaran tiba,” imbuhnya. Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kapan jalan tersebut akan diperbaiki. Warga meminta agar dalam waktu dekat perbaikan jalan bisa dilakukan. Kerusakan parah sepanjang ratusan meter itu, diharapkan dapat diperbaiki dengan ditingkatkan kualitasnya menjadi jalan beton. (cip)
Jalan Pasar Bangkir Semakin Parah
Rabu 07-05-2014,13:39 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,16:29 WIB
8 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat, Tahan Minim Cahaya, Hunian Makin Asri & Cocok di Berbagai Ruangan
Minggu 27-09-2026,19:00 WIB
Misteri Kematian Istri Dokter Cirebon, Puslabfor Turun Tangan Periksa Rumah di Babakan
Senin 28-09-2026,09:49 WIB
Panduan Membeli Suzuki Ertiga Bekas: Rekomendasi Tahun Terbaik dan Nilai Investasinya
Minggu 27-09-2026,17:01 WIB
Start 100 Jutaan, Berikut 6 Mobil Keluarga Beias Harga Terjangkau, Masih Ada Keluaran 2020
Minggu 27-09-2026,14:32 WIB
6 Motor Listrik Paling Tangguh Buat Touring Jarak Jauh, Kecepatan Tinggi & Baterai Awet!
Terkini
Senin 28-09-2026,13:13 WIB
Blangkar IGD RSUD Gunung Jati Nyaris Habis, Pasien Anak Dominasi Kunjungan
Senin 28-09-2026,13:00 WIB
IPB Cirebon Wisuda 491 Lulusan, Apresiasi 10 Wisudawan Terbaik
Senin 28-09-2026,12:59 WIB
7 Tanaman Hias Berbunga Cantik, Ada yang Harum, Tahan Teduh dan Cocok Mempercantik Rumah
Senin 28-09-2026,12:42 WIB
Pasar Hijau Cikomboy Desa Matangaji Cirebon: Dari Potensi Alam Matangaji Menjadi Nilai Ekonomi
Senin 28-09-2026,12:22 WIB