Geger di RSUD Majalaya: Malam Mencekam yang Berujung Maut

Minggu 04-01-2026,21:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Tatang Rusmanta

RADARCIREBON.COM – Suasana malam yang seharusnya tenang di RSUD Majalaya mendadak berubah menjadi mencekam. 

Sabtu malam, 3 Januari 2026, sekitar pukul 20.00 WIB, rumah sakit milik pemerintah daerah di Kabupaten Bandung itu menjadi lokasi tragedi yang mengejutkan banyak pihak.

Seorang pegawai RSUD Majalaya ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan. 

Dugaan sementara, korban tewas akibat penganiayaan berat yang dilakukan oleh rekan kerjanya sendiri. Insiden ini langsung mengundang perhatian aparat kepolisian dan masyarakat sekitar.

BACA JUGA:Rumah Milik TKI di Sumber Kebakaran, Diduga Korslet Arus Listrik

BACA JUGA:Kulit Kusam Itu Bukan Takdir, Ini Cara Bikin Wajah Balik Glowing Tanpa Ribet

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku diduga menyerang korban menggunakan senjata tajam berupa kampak. Akibat luka serius yang dialami, korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian.

Tak lama setelah peristiwa tersebut, aparat dari Unit Reskrim Polsek Paseh bersama Tim Resmob Satreskrim Polresta Bandung langsung bergerak cepat. Lokasi kejadian segera dipasangi garis polisi untuk menjaga keutuhan tempat kejadian perkara (TKP).

Fakta lain yang membuat publik terkejut, baik korban maupun terduga pelaku diketahui sama-sama bekerja di RSUD Majalaya. 

Dugaan ini memperkuat spekulasi adanya konflik internal yang berujung fatal, meski hingga kini motif pastinya masih menjadi misteri.

BACA JUGA:Disebut Gubernur Artis Youtube, KDM Respons Pandji Pragiwaksono Begini Katanya

BACA JUGA:Kisah Inspiratif Supri, Bangun Usaha di Desa dari Telur Asin, Sayuran Hidroponik Hingga Cafe

Petugas kepolisian juga melakukan pencarian barang bukti utama. Kampak yang diduga digunakan pelaku sempat menghilang dan ternyata dibuang ke dalam septic tank di samping ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Dengan upaya ekstra, petugas berhasil menemukan senjata tersebut sekitar 15 menit kemudian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengungkap secara resmi kronologi lengkap maupun motif di balik dugaan penganiayaan maut ini. Manajemen RSUD Majalaya pun belum memberikan pernyataan terbuka kepada publik.

Kategori :