Bawa Samurai dan Cerulit, 7 Anggota Geng Motor Diamankan Polsek Pabuaran

Sabtu 10-01-2026,11:51 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Asep Kurnia

Warga yang masih terlelap dikejutkan dengan teriakan, suara lemparan, hingga anak panah yang berhamburan di sekitar permukiman.

Menurut keterangan kepolisian, kelompok remaja yang terlibat bentrokan diketahui tidak saling mengenal. 

BACA JUGA:Detik-detik Motor Terbakar di Pantura Gebang Cirebon, Pengendara Selamatkan Neneknya

Mereka saling serang menggunakan anak panah dan senjata tajam, yang diduga kuat dipicu provokasi melalui media sosial.

Aksi berbahaya di jam rawan itu membuat warga sekitar cemas. Selain khawatir keselamatan keluarga, warga takut bentrokan meluas dan memakan korban lebih banyak jika tidak segera dihentikan. 

Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Kapetakan bergerak cepat. 

Kehadiran aparat kepolisian membuat kelompok remaja yang terlibat tawuran kocar-kacir melarikan diri.

Situasi pun berhasil dikendalikan, sekaligus mencegah terjadinya bentrokan susulan yang berpotensi menimbulkan korban tambahan.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti yang cukup mencengangkan. 

Sebanyak 42 buah anak panah serta satu buah senter berhasil disita dan diduga digunakan para pelaku saat melakukan aksi tawuran pada malam hingga dini hari.

Akibat bentrokan tersebut, dua orang remaja mengalami luka-luka. Korban berinisial AB (19), warga Desa Purwawinangun, mengalami luka panah di lengan kanan dan harus menjalani perawatan di Puskesmas Suranenggala. 

Sementara F (18), warga desa yang sama, mengalami luka pada jari telunjuk tangan kanan. 

Tak hanya melukai remaja, aksi tawuran konten ini juga meninggalkan kerusakan di rumah warga.

Rumah milik JH (48) di Blok Pabean Bulak Desa Purwawinangun mengalami pecah dua kaca jendela bagian depan dan satu kaca nako. 

Sementara rumah milik C (60) mengalami kerusakan pada plafon kamar depan akibat lemparan benda keras.

Kategori :