Update Insiden KA Menoreh: Lokomotif Diganti, Perjalanan Dilanjutkan

Rabu 21-01-2026,08:58 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Moh Junaedi

CIREBON, RADARCIREBON.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon memberikan pembaruan informasi terkait insiden tertempernya Kereta Api (KA) Menoreh (KA 177) oleh sebuah truk di perlintasan sebidang lintas Waruduwur–Babakan, Kabupaten Cirebon.

Insiden tersebut terjadi, Rabu 21 Januari 2026, sekitar pukul 02.47 WIB di KM 201+400 JPL 329, perlintasan sebidang yang tidak terjaga, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Babakan dan Stasiun Waruduwur, Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menjelaskan, pasca kejadian, rangkaian KA Menoreh sempat tertahan untuk dilakukan penanganan darurat. 

BACA JUGA:KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, KAI Daop 3 Sampaikan Permohonan Maaf

BACA JUGA:Operasional Kereta di Cirebon Mulai Normal, KAI Klaim Keterlambatan Kini Kurang dari 1 Jam

Salah satu langkah cepat yang dilakukan petugas adalah pergantian lokomotif agar perjalanan kereta dapat kembali dilanjutkan.

“Proses penggantian lokomotif KA Menoreh telah selesai dilakukan. Kereta api kembali diberangkatkan dari Stasiun Babakan pada pukul 06.52 WIB,” jelas Muhibbuddin dalam keterangannya.

Akibat insiden tersebut, jalur hilir lintas Waruduwur–Babakan hingga kini masih belum dapat dilalui. 

Untuk menjaga kelancaran perjalanan, operasional kereta api di lintas tersebut sementara waktu dialihkan melalui jalur hulu secara bergantian, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan.

Muhibbuddin menambahkan, meskipun terjadi gangguan perjalanan, kondisi penumpang KA Menoreh dipastikan dalam keadaan aman dan tidak ada korban luka dari penumpang.

Alhamdulillah seluruh penumpang selamat dan tidak mengalami cedera. Namun terdapat satu petugas KAI, yakni Asisten Masinis, yang mengalami luka dan saat ini telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Waled, Kabupaten Cirebon,” ungkapnya.

KAI Daop 3 Cirebon menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut. 

Pihak KAI juga memastikan proses evaluasi dan penanganan di lapangan terus dilakukan agar jalur hilir dapat segera difungsikan kembali secara normal.

BACA JUGA:Update Banjir Jalur KA: 28 Kereta Dibatalkan, Penumpang Stasiun Cirebon Membludak

“Kami terus melakukan penanganan secepat mungkin dan memastikan keselamatan serta kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama,” tegas Muhibbuddin.

Kategori :