Sri menyebutkan, beberapa kali warga berhasil menangkap ular jenis Sanca berukuran besar.
"Bukan pernah lagi, tapi sering warga menangkap ular Sanca berukuran besar dan panjang. Ular-ular ini muncul ke perkampungan warga dari area semak belukar di wilayah kolam CUDP yang diduga sarang ular," sebutnya.
Menurut Sri, warga mendesak Pemerintah Kota Cirebon segera bertindak melakukan pembersihan semak belukar di area CUDP Cangkol yang diduga menjadi sarang ular berbisa dan biawak.
"Kondisi semak yang dibiarkan tumbuh liar dinilai sangat membahayakan keselamatan warga, terutama anak-anak dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Semaknya sudah tinggi dan lebat, kami takut tiba-tiba ular masuk ke rumah. Ini bukan sekali dua kali, sudah sering,” ucapnya.
BACA JUGA:Warna Baru MotoGP 2026: Balap Motor Besar Harley-Davidson Resmi Dipertandingkan
Hal senada disampaikan Isnaen warga lainnya yang menegaskan, kondisi tersebut membuat warga resah dan tidak nyaman. Ia berharap pemerintah kota tidak menunggu sampai ada korban jiwa lagi.
“Kami minta perhatian serius dari Walikota Cirebon. Jangan sampai ada warga yang digigit ular kembali. Ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Menurut Dia, area CUDP Cangkol seharusnya menjadi ruang yang aman bagi masyarakat, bukan justru berubah menjadi lokasi rawan yang mengancam nyawa.
"Kami berharap dinas terkait segera turun tangan untuk membersihkan semak belukar sekaligus melakukan langkah pencegahan," pungkasnya.