Selang 3 Hari 2 Mobil Honda Brio Terbakar di Cirebon, Penyebabnya Diduga Gara-gara Hal Ini

Rabu 04-02-2026,10:50 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan empat tabung Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta satu tangki air. 

BACA JUGA:Arsenal Menuju Musim Emas! Jamie Redknapp Prediksi Dua Hingga Tiga Gelar

BACA JUGA:Pemkab Cirebon Upayakan Tenda PKL di Kawasan Wisata Batik Trusmi Lewat Dukungan CSR

Tidak ada perluasan area kebakaran di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, kerusakan pada kendaraan tergolong parah dengan estimasi kerugian materi mencapai sekitar Rp250 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik atau arus pendek pada sistem kelistrikan kendaraan. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Satu orang berhasil diselamatkan dan tidak dilaporkan mengalami luka bakar maupun cedera fisik lainnya.

Usai proses pemadaman dan pengamanan lokasi, seluruh personel kembali bersiaga di Markas Komando DPKP Kota Cirebon.

Insiden Serupa di Jalan Dr Cipto Cirebon

Sebelumnya, peristiwa serupa terjadi di Kota Cirebon. Sebuah mobil Honda Brio bernomor polisi B 2203 SZL nyaris ludes terbakar di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, tepat di depan Mako Koramil 1401 Kesambi, pada Sabtu malam, 31 Desember 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa tersebut dialami oleh ASW (31), warga Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Saat itu, korban baru saja keluar dari sebuah supermarket di Jalan RA Kartini dan hendak menuju arah Jalan Dr Cipto Mangunkusumo.

Ketika kendaraan hendak berputar arah di U-turn depan Mako Koramil, pengendara lain dan warga sekitar memberi peringatan bahwa bagian kap mesin mobil mengeluarkan api. Menyadari hal tersebut, pengemudi langsung menepikan kendaraan dan meminta bantuan.

Warga sekitar dengan sigap membantu memadamkan api menggunakan APAR milik salah satu pusat perbelanjaan di sekitar lokasi. Berkat respons cepat tersebut, api berhasil dipadamkan sebelum membakar seluruh bagian mobil.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Petugas dari Polsek Kesambi bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Cirebon Kota segera datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Mobil kemudian dievakuasi menggunakan mobil derek.

Kapolsek Kesambi, Iptu Suganda, menyampaikan bahwa kebakaran diduga berasal dari gangguan sistem kelistrikan, khususnya di area lampu depan, fog lamp, relay, atau soket lampu yang mengalami panas berlebih hingga melelehkan komponen plastik.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, AKP M Aris Hermanto, mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem kelistrikan, serta menyediakan APAR di dalam mobil sebagai langkah antisipasi.

Kategori :