Tips Sahur Sehat Ala Dokter Tirta, Bukan Soal Porsi Tapi Komposisi

Kamis 19-02-2026,03:01 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Banyak orang mengira makan sahur dalam porsi besar bisa membuat kenyang lebih lama saat puasa. Namun anggapan tersebut ternyata keliru.

Dokter sekaligus edukator kesehatan, Dokter Tirta, mengingatkan bahwa kebiasaan sahur berlebihan justru dapat membuat tubuh lebih cepat lapar di siang hari.

Menurutnya, kunci utama sahur bukan pada jumlah makanan, melainkan komposisi gizi yang seimbang.

Dalam tayangan video di kanal YouTube Tirta PengPengPeng yang dikutip Kamis 19 Februari 2026, Dokter Tirta menjelaskan konsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur bisa memicu lonjakan gula darah secara drastis.

BACA JUGA:Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Cirebon 1–15 Ramadhan 1447 H, Cek Waktu Sahur Terbaru

BACA JUGA:10 Menu Sahur Anti Ribet: 15 Menit Jadi, Praktis dan Kenyang Lebih Lama

Ketika gula darah naik tinggi, tubuh akan merespons dengan melepaskan insulin dalam jumlah besar.

Akibatnya, gula darah justru turun dengan cepat. Kondisi inilah yang membuat tubuh merasa lemas, mengantuk, bahkan cepat lapar meski waktu puasa baru berjalan beberapa jam.

“Kalau gula darah naik lalu turun drastis, tubuh akan cepat merasa lapar, lemas, bahkan mengantuk,” jelasnya.

Fenomena ini kerap terjadi pada pukul 10.00 hingga 12.00 siang. Banyak orang mengira rasa drop tersebut disebabkan oleh puasa.

Padahal, menurut Dokter Tirta, penyebab utamanya adalah pola makan sahur yang tidak tepat.

Karbohidrat sederhana seperti nasi putih dalam porsi besar, mi instan, roti putih, atau makanan manis memang cepat memberikan rasa kenyang. Namun efeknya tidak bertahan lama karena cepat dicerna tubuh.

Lonjakan gula darah yang tidak stabil membuat energi naik-turun secara drastis. Inilah yang menyebabkan rasa lapar datang lebih cepat dibandingkan jika sahur dengan menu seimbang.

Dokter Tirta menyarankan masyarakat untuk lebih mengutamakan asupan protein dan serat saat sahur.

Kedua nutrisi ini dicerna lebih lambat sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama serta menjaga kestabilan gula darah.

Kategori :