Usai sesi pembekalan, peserta mengikuti lomba pemadaman api yang digelar di area terbuka dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).
Para peserta tampak antusias dan percaya diri saat beradu kecepatan memadamkan api menggunakan Fire Blanket dan APAR.
Dalam lomba tersebut, Tim RT 18 Bumi Patra keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 00.16.45.
Posisi kedua diraih Tim Desa Balongan dengan waktu 00.16.76, sedangkan juara ketiga diraih perwakilan Desa Sukareja dengan waktu 00.18.23.
BACA JUGA:Sertijab Kuwu Kongsijaya, Mujafarudin Siap Lanjutkan Pembangunan Desa Menuju Lebih Maju
BACA JUGA:21 Perumahan di Indramayu Rawan Banjir, Bupati Lucky Hakim Buka Forum Dialog Cari Solusi Konkret
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan sekitar kilang.
Sementara itu, Section Head Emergency and Insurance Kilang Balongan, Nyono Safarun, menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam mencegah serta menangani kebakaran, terutama di lingkungan rumah tangga.
"Kami berharap wawasan dan keterampilan ini bisa diterapkan untuk menjaga keselamatan keluarga apabila sewaktu-waktu terjadi insiden kebakaran di rumah,” ujar Nyono.
Hal senada disampaikan Manager HSSE Refinery Unit Balongan, Moch Arifin. Ia menekankan pentingnya keterampilan dasar pemadaman api bagi ibu rumah tangga, mengingat aktivitas memasak di dapur memiliki potensi risiko kebakaran.
"Kemampuan memadamkan api sangat penting, terutama bagi ibu-ibu yang sehari-hari beraktivitas di dapur. Dengan pemahaman yang baik, kebakaran kecil bisa segera ditangani sebelum meluas,” katanya. (oni)