RADARCIREBON.COM – Gempa bumi di Kabupaten Majalengka hari ini, Rabu (25/2/2026). Peristiwa terjadi pada dini hari.
Gempa bumi di Majalengka terjadi sekitar pukul 03.48 WIB saat sebagian besar warga sedang melaksanakan sahur.
Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 20 kilometer tenggara Kabupaten Majalengka.
Titik koordinat gempa tercatat di 7,02 Lintang Selatan dan 108,25 Bujur Timur.
BACA JUGA:Kasus Gedung Setda Cirebon Memanas, 3 Terdakwa Ajukan Perlawanan di Sidang Perdana
BACA JUGA:6 Tahanan Kasus Gedung Setda Cirebon Dipindah ke Bandung, Begini Kondisinya Menurut Kepala Rutan
BMKG menyebutkan, gempa tersebut memiliki kedalaman 11 kilometer.
Dengan kedalaman yang tergolong dangkal, getaran gempa lebih mudah dirasakan di wilayah sekitar pusat gempa.
Meski demikian, estimasi kekuatan guncangan berada pada skala I MMI, yang artinya getaran hanya dirasakan sebagian orang dan tidak menimbulkan dampak signifikan.
14 Desa Rasakan Getaran
BACA JUGA:Kang Hero Sosialisasi 4 Pilar MPR bersama Komunitas Tionghoa
BACA JUGA:Data PKH Disorot, Kaukus Muda Cirebon Buka Posko Pengaduan di Gunung Jati
Sedikitnya 14 desa di lima kecamatan dilaporkan merasakan getaran gempa tersebut.
Di Kecamatan Bantarujeg, desa yang terdampak antara lain Sindanghurip, Cimangguhilir, Cipendeuy, Bantarujeg, dan Wadowetan.
Sementara itu, di Kecamatan Malausma, getaran dirasakan warga Desa Lebakwangi, Banyusari, Malausma, Werasari, serta Ciranca.