“Oven nomor satu yang berada di sisi timur mengalami overheat hingga menimbulkan api. Api kemudian menjalar ke bagian atas dan membakar atap yang terbuat dari kayu,” jelasnya.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih dua jam hingga situasi dinyatakan aman.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan.
Dadang memastikan bahan baku briket yang terbakar mencapai sekitar dua ton. Namun estimasi kerugian finansial belum dapat dipastikan.
BACA JUGA:Kebakaran di Gudang Milik PT Pelindo Cirebon, Polisi Selidiki Penyebabnya
Pihak Damkar juga mencatat adanya kendala saat proses pemadaman, yakni banyaknya warga yang berkerumun di sekitar lokasi kejadian.
“Kerumunan warga sempat menghambat lalu lintas armada pemadam kebakaran,” tambah Eno.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi pelaku industri, khususnya yang menggunakan mesin pemanas atau oven produksi, untuk rutin melakukan pengecekan suhu dan sistem keamanan.
Pabrik yang berada di area permukiman padat juga diimbau memiliki standar keselamatan kebakaran yang memadai guna mencegah risiko kebakaran lebih besar. (rdh)