CIREBON, RADARCIREBON.COM – Tahapan persiapan ibadah haji 2026 di Kabupaten Cirebon dipastikan telah rampung.
Seluruh rangkaian manasik selesai digelar, dan kini para calon jamaah haji (calhaj) tinggal menunggu jadwal keberangkatan.
Saat ini, proses yang masih berjalan adalah pembagian koper haji kepada para jamaah.
BACA JUGA:Wali Kota Cirebon Pastikan Tak Ada Warga Terdampak Ketegangan Timur Tengah, Jamaah Umrah Aman
Meski di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang memanas akibat konflik Amerika Serikat (AS)–Israel dan Iran, penyelenggaraan haji untuk Kabupaten Cirebon dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon, Mualim Tamim MAg, didampingi Kasi Bina Pengendalian Haji dan Umrah Mufid MPd mengatakan, eskalasi konflik tersebut belum berdampak pada agenda pemberangkatan.
“Pelaksanaan haji masih sekitar dua bulan lagi. Untuk saat ini, seluruh persiapan berjalan normal,” ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.
Tahun ini, kuota haji Kabupaten Cirebon mencapai 2.668 orang. Namun, terdapat 109 calon jamaah yang tidak melunasi biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
Dengan demikian, jumlah jamaah yang diberangkatkan sebanyak 2.559 orang, termasuk lima jamaah dari daftar cadangan yang turut melunasi.
Pemberangkatan jamaah haji Kabupaten Cirebon akan terbagi dalam tujuh kelompok terbang (kloter).
BACA JUGA:Timur Tengah Memanas, Jamaah Umrah Cirebon Aman di Arab Saudi, Berikut Ini Update Terbaru
Penentuan kloter menjadi kewenangan Kanwil, dengan kapasitas maksimal 445 jamaah per kloter.
Keberangkatan akan dilakukan dalam dua gelombang melalui Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati.
Gelombang Pertama (Tujuan Madinah)
- Kloter 5: 24 April 2026
- Kloter 13: 30 April 2026
- Kloter 19: 5 Mei 2026
Gelombang Kedua (Tujuan Jeddah)
- Kloter 25: 10 Mei 2026
- Kloter 32: 15 Mei 2026