Ramp Check Bus di Terminal Harjamukti, Pemkot Cirebon Pastikan Armada Mudik Lebaran 2026 Aman

Rabu 11-03-2026,14:30 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan meliputi berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan, kondisi fisik bus, hingga kesehatan pengemudi.

Dalam pemeriksaan kali ini, terdapat tiga unit bus yang diperiksa secara langsung. Ketiganya terdiri dari dua bus reguler dan satu bus pariwisata.

“Alhamdulillah dari hasil pemeriksaan, baik administrasi maupun kondisi fisik kendaraan semuanya dalam kondisi baik. Para pengemudi juga dinyatakan sehat sehingga layak mengoperasikan bus untuk angkutan Lebaran,” ujar Effendi Edo kepada wartawan.

Sekitar 120 Rit Bus Layani Perjalanan dari Cirebon

Menurut Effendi Edo, secara keseluruhan terdapat sekitar 120 rit armada bus yang akan melayani perjalanan dari Cirebon ke berbagai daerah tujuan lintas provinsi selama musim mudik.

Armada tersebut diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun kembali ke Kota Cirebon setelah Lebaran.

Mayoritas perjalanan yang dilayani merupakan rute antarkota dalam provinsi maupun antarprovinsi di Pulau Jawa.

“Untuk perjalanan antar pulau tidak ada, kebanyakan rute lintas provinsi. Kurang lebih ada 120 rit armada bus yang disiapkan untuk melayani masyarakat,” jelasnya.

Bus Tak Layak Akan Dilarang Beroperasi

Pemerintah Kota Cirebon menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Jika dalam proses pemeriksaan ditemukan adanya masalah pada kendaraan ataupun pengemudi, maka armada tersebut tidak akan diizinkan beroperasi.

Langkah tegas ini dilakukan demi menjamin keselamatan para pemudik selama perjalanan.

“Jika ditemukan kendaraan yang tidak layak atau pengemudinya bermasalah, tentu akan kami tahan dan tidak diperbolehkan beroperasi,” tegas Effendi Edo.

Antisipasi Kepadatan di Jalur Pantura

Selain memastikan kesiapan armada transportasi, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi potensi lonjakan kendaraan di jalur Pantura yang melintasi Kota Cirebon.

Effendi menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, khususnya kepolisian dan dinas perhubungan.

Kategori :