Angin Puting Beliung Terjang Mertasinga Cirebon, 128 Rumah Rusak, Ratusan Warga Terdampak

Kamis 12-03-2026,13:25 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Sementara di RT 01 dan RT 03 RW 04 terdapat 20 kepala keluarga atau 72 jiwa yang turut merasakan dampak bencana.

BACA JUGA:Kanada Jajaki Investasi dan Kerja Sama Pendidikan di Jawa Barat

BACA JUGA:Apa Saja Cobaan Terberat Saat Puasa dan Bagaimana Cara mengatasinya?

Selain itu, di wilayah RT 01 RW 05 tercatat sebanyak 35 kepala keluarga atau 58 jiwa juga menjadi korban terdampak angin puting beliung tersebut.

Tidak hanya berdampak pada warga, kerusakan juga terjadi pada bangunan rumah. Dari hasil pendataan sementara, sebanyak 128 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang. 

Mayoritas kerusakan tergolong ringan dengan jumlah mencapai 127 rumah, sementara satu rumah mengalami kerusakan kategori sedang yang berada di RT 02 RW 06 Desa Mertasinga.

Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah yang terangkat atau terbawa angin. Beberapa pohon yang tumbang juga dilaporkan menimpa bagian bangunan warga, meski tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Selain rumah warga, beberapa fasilitas umum di desa tersebut juga ikut terdampak. Setidaknya dua fasilitas pendidikan mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan, yakni SD Mertasinga dan TK Mertasinga.

Tidak hanya itu, tiga tempat ibadah di Desa Mertasinga juga mengalami kerusakan akibat terpaan angin kencang. Salah satunya mushola yang atapnya mengalami kerusakan sehingga membutuhkan perbaikan.

Untuk mempercepat pemulihan kondisi lingkungan, petugas gabungan bersama warga melakukan kerja bakti membersihkan material bangunan yang rusak. 

Pohon-pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan lingkungan juga langsung dievakuasi agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Selain pembersihan, petugas juga fokus melakukan pendataan kerusakan rumah warga guna memastikan bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan bahwa keterlibatan aparat kepolisian dalam proses penanganan bencana merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Menurutnya, sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci penting dalam mempercepat pemulihan pasca bencana.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

“Jika masyarakat menemukan kondisi darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi layanan Kepolisian di nomor 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujarnya.

Kategori :