Angka ini tercatat sedikit menurun sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama pada hari sebelumnya, dengan rata-rata volume mencapai 5.300 kendaraan per jam.
Ardam Rafif Trisilo selaku Astra Tol Cipali melalui Head Sustainability Management & Corporate Communications menyampaikan, secara umum arus kendaraan pada H-2 mengalir lancar, meskipun sempat terjadi perlambatan di beberapa titik, terutama di sekitar KM 130 dan KM 110.
Petugas di lapangan mengidentifikasi bahwa perlambatan yang terjadi pada pagi hari disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan yang berhenti di bahu jalan.
Sebagian kendaraan mengalami gangguan teknis, sementara lainnya berhenti karena pengemudi kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.
Kondisi ini kerap terjadi ketika pemudik dari arah Jakarta memasuki ruas Cipali dan memilih beristirahat secara darurat di bahu jalan.
"Padahal, tindakan tersebut dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan, baik bagi pengemudi itu sendiri maupun pengguna jalan lainnya," terangnya.
Menanggapi hal tersebut, pihaknya bersama dengan kepolisian langsung melakukan penanganan cepat terhadap kendaraan yang mengalami kendala, sekaligus mengarahkan pengemudi agar tidak menggunakan bahu jalan sebagai tempat beristirahat.
Sebagai langkah antisipasi, Astra Tol Cipali telah menambah armada derek.
"Kita tambah sebanyak tujuh unit armada derek untuk mempercepat proses evakuasi kendaraan yang mengalami gangguan. Langkah ini dilakukan guna meminimalisir hambatan arus lalu lintas, terutama pada periode padat mudik seperti saat ini," ujarnya.
Selain itu, petugas layanan jalan tol bersama aparat kepolisian juga terus disiagakan di sejumlah titik rawan untuk memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan.
Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan, kecuali dalam kondisi darurat. Pengemudi yang merasa lelah atau mengantuk disarankan untuk segera beristirahat di tempat yang aman.
"Pengguna jalan diharapkan memanfaatkan rest area yang tersedia. Jika kapasitas parkir penuh, pemudik dapat keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat di luar jalan tol, kemudian melanjutkan perjalanan tanpa dikenai biaya tambahan karena sistem transaksi Tol Trans-Jawa menggunakan sistem tertutup," tandasnya.