RADARCIREBON.COM – Kota Cirebon kembali menghadirkan inovasi di sektor pariwisata.
Kali ini, Keraton Kasepuhan memperkenalkan destinasi baru bertajuk Museum CAVE Artificial Intelligence Lorong Waktu Sejarah (LOTUS), yang memadukan teknologi modern dengan kisah sejarah lokal.
Museum AI Lotus Cirebon menjadi salah satu wisata Cirebon terbaru yang menawarkan pengalaman berbeda bagi pengunjung.
Di dalamnya, wisatawan dapat menyaksikan film sejarah berdurasi sekitar 15 menit yang dikemas menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).
BACA JUGA:Final Carabao Cup 2026: Arsenal vs Manchester City, Duel Panas Arteta dan Guardiola
BACA JUGA:Momen Mudik Artis Olivia Jensen di Cirebon, Kunjungi Keraton Kacirebonan dan Keluarga
Visual yang ditampilkan menghadirkan suasana dramatis dan imersif, membuat cerita masa lalu terasa lebih hidup.
Film perdana yang diputar di museum ini mengangkat kisah perjuangan Pangeran Matangaji, sosok penting dalam sejarah Kesultanan Cirebon.
Ia dikenal sebagai Sultan Sepuh ke-V yang memiliki strategi perang gerilya dalam melawan penjajah.
Melalui pendekatan visual berbasis AI, cerita perjuangan tersebut disajikan dengan cara yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
BACA JUGA:2 Pemuda Curi HP di Kedawung Lalu Motor di Mundu, Berakhir Babak Belur
BACA JUGA:Pemerintah Godok WFH untuk ASN dan Swasta, Ini Skema 4 Hari WFO 1 Hari WFH
Menurut Yudi, salah satu petugas museum, teknologi AI yang digunakan memungkinkan penyajian sejarah menjadi lebih interaktif dan modern.
Ke depan, pihak pengelola juga berencana menambah konten film sejarah lainnya, termasuk kisah Sunan Gunung Jati yang memiliki peran besar dalam penyebaran Islam di wilayah Cirebon.
Antusiasme masyarakat terhadap museum AI Lotus Cirebon terbilang tinggi. Sejak dibuka, jumlah pengunjung terus meningkat, terutama dari kalangan pelajar dan wisatawan yang ingin mendapatkan pengalaman edukatif sekaligus hiburan.