“Rumah ini sudah lama kosong karena pemiliknya kembali ke Jawa Tengah (Jabar). Kami juga sudah menghubungi pihak keluarga pemilik terkait kejadian ini,” jelasnya.
Menariknya, kejadian ini bukan yang pertama. Sebelumnya, kebakaran serupa yang diduga melibatkan ODGJ juga terjadi di wilayah Desa Puntang pada Minggu, 5 April 2026.
BACA JUGA:Kebakaran di Cirebon: Rumah Pedagang Dilalap Api, Begini Kronologinya
Pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang melibatkan faktor lingkungan dan sosial.
Warga diminta segera melapor jika menemukan situasi darurat, termasuk aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu kebakaran.
“Kami mengingatkan warga agar tidak memberikan benda berbahaya seperti korek api atau rokok menyala kepada ODGJ. Hal ini sangat berisiko dan bisa memicu kejadian serupa,” tegas Jajat.
Hingga saat ini, keberadaan ODGJ yang diduga menjadi penyebab kebakaran masih dalam pencarian pihak terkait. (*)