Tekan Stunting di Kuningan, Program 3G Digaspol hingga ke Desa

Kamis 16-04-2026,14:00 WIB
Reporter : Agus Panther
Editor : Tatang Rusmanta

BACA JUGA:Tabel Angsuran KUR BNI 2026 Pinjaman Rp150 Juta, Cicilan Mulai Rp2,8 Jutaan

BACA JUGA:Kronologi Kecelakaan di Depan SMK 2 Jl dr Cipto Cirebon, Dipicu Serempetan Sepeda Motor

Dalam penyampaiannya yang santai namun tegas, Bupati Dian menyinggung kebiasaan masyarakat yang kerap mengalokasikan dana untuk kebutuhan sekunder seperti kuota internet, produk perawatan, hingga rokok, sementara kebutuhan gizi anak justru terabaikan.

Pesan tersebut disambut antusias warga. Sebab, persoalan stunting di Kuningan tidak hanya berkaitan dengan faktor ekonomi, tetapi juga pola asuh dan kesadaran keluarga terhadap pentingnya nutrisi.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa stunting bukan sekadar masalah tinggi badan anak. 

Dampaknya jauh lebih kompleks, mulai dari gangguan perkembangan otak, keterlambatan motorik, hingga penurunan kemampuan kognitif.

“Yang dipertaruhkan bukan hanya fisik, tetapi juga kecerdasan dan kualitas hidup anak di masa depan,” jelasnya.

Penanganan stunting di Kuningan, lanjutnya, tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor agar program yang dijalankan dapat memberikan hasil maksimal.

Sejumlah instansi seperti Diskanak, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan turut dilibatkan. 

Selain itu, dukungan dari DPRD dan partisipasi aktif masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menyukseskan program ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan, H A Taufik Rohman, menekankan bahwa gerakan 3G bukan sekadar program bantuan, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Menurutnya, anak merupakan amanah yang harus dijaga sejak dalam kandungan hingga tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berkualitas.

Dengan terus digencarkannya edukasi dan intervensi gizi, pemerintah optimistis angka stunting di Kuningan dapat ditekan secara bertahap. 

Harapannya, generasi mendatang tumbuh lebih sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan.

“Anak sehat hari ini adalah investasi untuk Kuningan di masa depan,” pungkas Taufik.

Kategori :