CIREBON, RADARCIREBON.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Cirebon berkomitmen untuk terus memperkuat pemberdayaan ekonomi umat pada 2026.
Salah satu fokus utama adalah pengembangan program balai ternak yang dikelola oleh Rizal Al Fatih.
Ketua BAZNAS Kota Cirebon, H Hamdan, SAg MPdI menyebut program balai ternak bukan sekadar bantuan sosial, melainkan strategi jangka panjang untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik.
BACA JUGA:Baznas Kota Cirebon Berikan Beasiswa Mahasiswa Tidak Mampu Melalui SAHAJA
“Program ini dirancang berkelanjutan. Tujuannya bukan hanya membantu, tapi menciptakan kemandirian ekonomi umat,” ujarnya.
Menurut Hamdan, sektor peternakan memiliki prospek cerah. Permintaan pasar terus meningkat, baik untuk konsumsi harian maupun kebutuhan keagamaan seperti Idul Adha dan aqiqah.
Situasi ini menjadi peluang besar untuk mendorong ekonomi berbasis umat.
Namun, langkah menjadikan balai ternak sebagai program unggulan juga menghadirkan tantangan.
"Berbagai program pemberdayaan sebelumnya kerap terkendala minimnya pengawasan dan pendampingan, sehingga tidak berkembang optimal," bebernya.
BACA JUGA:Baznas Kota Cirebon Siapkan 9,4 Ton Beras untuk Amil Pasca Idul Fitri
Karena itu, program yang dikelola Rizal Al Fatih diharapkan bisa menjadi model percontohan.
Pengelolaan profesional, transparansi, serta pembinaan berkelanjutan menjadi kunci utama keberhasilan program ini.
Lebih jauh, BAZNAS tidak hanya berperan sebagai penyalur dana zakat, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi umat.
"Target besarnya adalah mengubah mustahik menjadi muzakki, sehingga tercipta siklus ekonomi yang sehat dan mandiri," terang H Hamdan.
Jika dikelola dengan serius, balai ternak berpotensi menjadi kekuatan ekonomi baru di Kota Cirebon.