Sementara itu, Penasihat DPW PPP Jawa Barat, Muhammad Ilyas, turut memberikan tausiyah dan penguatan spiritual kepada para kader yang hadir.
BACA JUGA:Asap dan Bau Menyengat dari Pabrik Gula Batu di Cirebon Dikeluhkan Warga
Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa perjuangan politik harus dilandasi niat ibadah dan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, PPP memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir memperjuangkan kepentingan umat dan menjaga keseimbangan antara nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.
“Kader PPP jangan hanya berpikir soal jabatan dan kekuasaan. Yang lebih penting adalah bagaimana partai ini benar-benar hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.”
“Jika perjuangan dilakukan dengan keikhlasan dan persatuan, maka PPP akan kembali besar dan dicintai rakyat,” ujarnya.
Penguatan semangat persatuan juga disampaikan salah satu peserta rapat, Wildan. Ia berharap PPP ke depan mampu tampil lebih progresif dan dekat dengan masyarakat bawah.
BACA JUGA:246 ASN Kabupaten Cirebon Terima SK Pensiun, BKPSDM Beri Pembekalan Purna Tugas
Menurutnya, partai harus berani menyuarakan aspirasi masyarakat serta mampu menjawab kebutuhan publik secara nyata. Dengan begitu, PPP diyakini bisa kembali mendapatkan simpati konstituen.
“PPP ke depan harus membangun, bersatu, dan bersuara. Kalau seluruh kader kompak serta mampu hadir menjawab kebutuhan masyarakat, saya yakin partai ini akan kembali dicintai dan disenangi oleh konstituen,” ungkapnya.
Selain membahas konsolidasi organisasi, rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum evaluasi internal menjelang pelaksanaan Muscab. (*)