CIREBON, RADARCIREBON.COM - Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Cirebon kembali menggelar wisuda sarjana dan magister ke 77, wisuda digelar Sabtu (23/5/2026) di Auditorium UGJ Cirebon. Tercatat sebanyak 704 mahasiswa sarjana dan magister diwisuda.
Rektor UGJ Cirebon, Prof Dr Ir H Achmad Faqih SP MM IPU CIRR mengatakan, UGJ pada hari ini menyelenggarakan Wisuda Ke-77 Periode Mei 2026 dalam suasana penuh khidmat, syukur penuh, dan kebanggaan. Atas nama pimpinan universitas, saya menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya pada jenjang sarjana, profesi, dan magister.
Keberhasilan ini, kata Rektor, merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan penuh ketekunan, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Setiap pencapaian yang diraih hari ini mencerminkan kualitas usaha dan komitmen para lulusan dalam menempuh pendidikan tinggi.
Namun demikian, keberhasilan ini tentu tidak dicapai secara individu semata. Di balik kesuksesan para wisudawan, terdapat peran besar orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan dukungan moril maupun materil. Doa yang tidak pernah terputus, menghabiskan waktu, tenaga, dan pikiran menjadi fondasi kuat dalam perjalanan akademik para lulusan.
BACA JUGA: Furqon Alkatiri, Pelatih Asal Cirebon Ukir Sejarah Bareng Persija U-20: Langsung Perpanjang Kontrak
“Kesabaran dan keikhlasan orang tua dalam mendampingi setiap proses menjadi energi yang tidak bernilai,” tandasnya.
Oleh karena itu, kata Rektor, kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh orang tua dan keluarga atas peran luar biasa dalam mengantarkan putra-putrinya mencapai keberhasilan hari ini.
Pada Wisuda Periode Mei 2026 ini, menurut Rektor, UGJ melantik sebanyak 704 wisudawan dan wisudawati, yang terdiri atas 430 lulusan program sarjana, 113 lulusan program magister, dan 161 lulusan program profesi.
Selain memperoleh ijazah akademik, kata Rektor, para lulusan UGJ juga terus didorong untuk memiliki kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan era digital. Komitmen tersebut diwujudkan dari capaian daya serap lulusan UGJ yang mencapai 97,8 persen, dengan lulusan yang telah berkiprah sebagai tenaga profesional di berbagai sektor, aparatur sipil negara, wirausahawan muda, serta melanjutkan studi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
BACA JUGA: PTP Nonpetikemas Cirebon Jaga Pasokan Nasional dan Perkuat Pengendalian Lingkungan
“Capaian ini menunjukkan bahwa lulusan UGJ tidak hanya mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkembang, berinovasi, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan masyarakat di tingkat lokal, nasional, maupun global,” tegasnya.
Rektor menyampaikan, memasuki tahun 2026, UGJ terus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga semakin menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional.
Pihaknya membeberkan, Kinerja internasional UGJ terus mengalami peningkatan melalui penguatan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan instansi di luar negeri, untuk pelaksanaan pertukaran pelajar, kunjungan profesor, publikasi ilmiah internasional, hingga program magang global bagi mahasiswa.
“Saat ini, 50 mahasiswa UGJ telah mengikuti program magang di Jepang dan 30 mahasiswa menjalani program magang di Taiwan, sebagai bagian dari upaya membangun lulusan yang siap bersaing secara global,” bebernya.
BACA JUGA: Bupati Cirebon Siapkan Plt Dirut PDAM Tirta Jati, Dua Nama dari Mencuat Internal